Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 April 2026 | 06.44 WIB

Ketegangan Memuncak! Iran Tembaki Kapal Tanker Sekutu AS di Selat Hormuz

Kapal Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGCN). (Foto: Reuters) - Image

Kapal Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGCN). (Foto: Reuters)

JawaPos.com - Iran kembali meningkatkan eskalasi di jalur energi paling vital dunia. Armada laut Islamic Revolutionary Guard Corps Navy (IRGC Navy) dilaporkan memaksa sedikitnya dua kapal berbalik arah keluar dari Selat Hormuz pada Sabtu (18/4), bahkan dengan tembakan sebagai peringatan.

Langkah ini menandai pengetatan kontrol militer Iran atas jalur sempit yang sebelumnya menjadi penghubung sekitar seperlima perdagangan minyak global.

Menurut sejumlah laporan pelayaran, kapal-kapal yang melintas menerima pesan radio dari IRGC Navy yang menyatakan bahwa Selat Hormuz kembali ditutup dan tidak ada kapal yang diizinkan melintas.

Sementara itu, UK Maritime Trade Operations (UKMTO) yang berbasis di Dubai mengungkapkan bahwa dua kapal patroli bersenjata Iran melepaskan tembakan ke arah sebuah kapal tanker dan kapal lain di wilayah timur laut Oman.

Laporan lain dari TankerTrackers menyebut dua kapal asal India dipaksa mundur dari selat tersebut. Salah satunya merupakan supertanker VLCC berbendera India yang mengangkut sekitar dua juta barel minyak Irak. Dampak insiden ini terhadap muatan maupun kapal belum dapat dipastikan.

Pemerintah Iran sendiri sebelumnya menyatakan kembali memberlakukan pengelolaan militer ketat di Selat Hormuz.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi nasional, komando militer pusat Iran menuding Amerika Serikat melanggar komitmen dengan tetap menjalankan blokade laut terhadap kapal-kapal yang menuju dan keluar dari pelabuhan Iran.

Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, bahkan menegaskan kesiapan angkatan laut negaranya untuk memberikan 'kekalahan pahit baru' kepada musuh-musuh Iran melalui pesan di kanal Telegram resminya.

Sementara itu, mengutip The National, beberapa jam sebelum insiden, Presiden AS Donald Trump sempat menyebut ada 'kabar cukup baik' terkait Iran, meski tidak merinci lebih jauh.

Namun, ia juga memperingatkan bahwa konflik bisa kembali pecah jika tidak ada kesepakatan damai sebelum masa gencatan senjata dua pekan berakhir pada Rabu mendatang.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore