
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan rencana misi multinasional yang dipimpin Inggris-Prancis untuk melindungi pelayaran maritim. (ANTARA)
JawaPos.com - Para pemimpin Eropa, pada Sabtu (18/4), menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz secara segera, ketika Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan rencana misi multinasional yang dipimpin Inggris-Prancis untuk melindungi pelayaran maritim.
Berbicara usai konferensi video yang mempertemukan 49 negara, bersama Uni Eropa dan International Maritime Organization (IMO), Starmer mengatakan para peserta sepakat mempercepat perencanaan militer untuk mengamankan jalur perairan strategis tersebut.
“Saya dapat mengonfirmasi bahwa, bersama Prancis, Inggris akan memimpin misi multinasional untuk melindungi kebebasan navigasi sesegera mungkin ketika kondisi memungkinkan,” kata Starmer, yang menggambarkan operasi itu sebagai murni damai dan defensif.
Ia menambahkan bahwa misi tersebut bertujuan memberikan rasa aman bagi pelayaran komersial dan mendukung upaya pembersihan ranjau. Dirinya turut mengundang negara-negara yang memiliki kepentingan dalam perdagangan global untuk berkontribusi.
Lebih dari 12 negara telah mengisyaratkan kesiapan untuk menyediakan aset, katanya, dengan konferensi perencanaan dijadwalkan berlangsung di London pekan depan.
Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pertemuan itu bertujuan memastikan pembukaan kembali jalur perairan tersebut di tengah ketegangan kawasan,
Macron juga memperingatkan bahwa gangguan telah menimbulkan konsekuensi sangat parah bagi pasar global, termasuk pasokan minyak, gas, dan pupuk.
Ia pun menyambut pengumuman gencatan senjata yang “menggembirakan” yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Lebanon, tetapi menegaskan perlunya solusi yang berkelanjutan.
“Kita semua menuntut pembukaan penuh, segera, dan tanpa syarat Selat Hormuz,” ujarnya, sermbari menambahkan bahwa negara-negara menolak segala pembatasan atau upaya untuk memberlakukan sistem tarif maupun memprivatisasi selat tersebut.
Iran pada Jumat menyatakan Selat Hormuz kini sepenuhnya terbuka bagi kapal komersial, sejalan dengan gencatan senjata 10 hari di Lebanon yang mulai berlaku pada tengah malam Kamis, tetapi melalui rute yang telah ditentukan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
