
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Senin (13/4) waktu setempat.
JawaPos.com - Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin berlangsung saat Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengumumkan meningkatkan kerja sama dengan Indonesia di Pentagon pada Senin (13/4) waktu setempat. Pengumuman itu disampaikan setelah Hegseth bertemu dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.
Dilansir dari Departemen Perang AS pada Selasa (14/4), pertemuan antara Hegseth dengan Sjafrie menghasilkan peningkatkan kerja sama bidang militer dan pertahanan yang disebut sebagai Major Defense Cooperation Partnership (MDCP). Lewat kerja sama itu, Kedua pihak menyepakati beberapa hal penting. Dengan kerja sama itu pula, hubungan bilateral antara Indonesia dengan AS semakin kuat.
”Kerja sama ini menandakan kekuatan dan potensi hubungan keamanan kita,” kata Hegseth.
Baca Juga:Viral 16 Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI Disidang Terbuka, Mahasiswa Bebas Konfrontasi
Kedua pihak menyepakati kerja sama tersebut dengan tetap menghormati kedaulatan nasional masing-masing negara. Selain itu kerja sama yang disepakati oleh Hegseth dan Sjafrie mencakup organisasi militer dan pembangunan kapasitas, pelatihan dan pendidikan militer profesional, serta latihan dan kerja sama operasional.
”Kunjungan anda (Sjafrie ke Pentagon) menunjukkan pentingnya Departemen Perang (AS) menempatkan hubungan keamanan yang terus berkembang dengan Indonesia,” imbuhnya.
Dalam keterangan yang sama, Sjarie mengungkapkan bahwa Pemerintah Indonesia memiliki keinginan kuat untuk terus membangun dan mengembangkan kerja sama pertahanan dengan AS. Tidak hanya untuk saat ini, Indonesia ingin kerja sama yang berkelanjutan antara kedua negara. Untuk itu, dia datang langsung ke Pentagon dan bertemu dengan Hegseth.
”Kami bekerja sama atas nama saling menghormati dan saling menguntungkan,” ucap Sjafrie.
Meski Kementerian Pertahanan (Kemhan) belum mengungkap detail-detail hasil pertemuan antara Hegseth dengan Sjafrie, dalam dokumen MDCP yang beredar tertulis dengan jelas beberapa poin kerja sama kedua negara. Termasuk diantaranya pengembangan kemampuan asimetris mutakhir dan pengembangan teknologi pertahanan bidang maritim, bawah laut, hingga sistem otonom.
Tidak hanya itu, turut pula disinggung soal kerja sama dalam pemeliharaan, perbaikan, dan overhaul alat utama sistem persenjataan (alutsista). Tujuannya untuk memastikan kesiapan operasi. Melalui pengumuman kerja sama tersebut, Departemen Perang AS menegaskan peran penting Indonesia dalam mendorong stabilitas kawasan.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
