Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 April 2026 | 14.49 WIB

Paus Leo XIV 'Diserang' Donald Trump, PM Italia: Kata-kata Presiden Trump Tidak Dapat Diterima 

Paus Leo XIV menyerukan perdamaian global dan meminta umat Katolik tidak tinggal diam menghadapi meningkatnya konflik dunia. Foto: (EWTN News) - Image

Paus Leo XIV menyerukan perdamaian global dan meminta umat Katolik tidak tinggal diam menghadapi meningkatnya konflik dunia. Foto: (EWTN News)

JawaPos.com - Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni pada menyebut pernyataan Presiden AS Donald Trump terhadap Paus Leo XIV tidak dapat diterima.

"Saya menganggap kata-kata Presiden Trump mengenai Bapa Suci tidak dapat diterima. Paus adalah kepala Gereja Katolik, dan adalah benar dan wajar jika ia menyerukan perdamaian dan mengutuk semua bentuk perang," kata Meloni dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya seperti dikutip dari Anadolu Selasa (14/4).

Pernyataan Meloni muncul setelah Trump melancarkan serangan besar-besaran terhadap Paus pada Minggu (12/4).

“Paus Leo LEMAH dalam hal Kejahatan, dan buruk dalam Kebijakan Luar Negeri,” kata Trump di platform media sosial Truth miliknya.

Trump bahkan menilai Paus Leo XIV tak melakukan pekerjaannya dengan sangat baik.

"Saya tidak menginginkan Paus yang berpikir bahwa Iran memiliki senjata nuklir itu tidak apa-apa. Saya tidak menginginkan Paus yang berpikir bahwa Amerika menyerang Venezuela itu mengerikan," tulisnya juga secara daring.

"Leo harus memperbaiki perilakunya sebagai Paus, menggunakan akal sehat, berhenti menuruti keinginan kaum Kiri Radikal, dan fokus menjadi Paus yang hebat, bukan seorang politisi," tulis Trump, mengklaim bahwa arah Paus saat ini merugikan Gereja Katolik.

Sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian turut mengutuk apa yang digambarkannya sebagai penghinaan yang ditujukan kepada Paus Leo, sekaligus mengatakan bahwa penghinaan terhadap Paus dan Yesus tidak dapat diterima.

Dalam sebuah unggahan di X, Pezeshkian mengatakan bahwa ia berbicara atas nama bangsa Iran yang agung, menambahkan bahwa penodaan terhadap Yesus, nabi perdamaian dan persaudaraan, tidak dapat diterima oleh siapa pun yang merdeka.

Kementerian Luar Negeri Iran juga mengkritik pernyataan Trump terhadap Paus.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore