
Ilustrasi mimik wajah marah Donald Trump. (CNN)
JawaPos.com - Donald Trump 'tantrum', dia melontarkan kritik keras terhadap Iran menyusul hasil pertemuan panjang yang berlangsung di Islamabad, Pakistan. Dalam pernyataannya, Trump menyebut Iran gagal memenuhi komitmennya untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran internasional yang sangat strategis bagi distribusi energi global.
Menurut Trump, tindakan Iran tersebut telah memicu kecemasan dan gangguan besar terhadap stabilitas global. Ia bahkan menyinggung laporan terkait dugaan penanaman ranjau di perairan tersebut, yang membuat para pemilik kapal enggan mengambil risiko melintas.
“Ini bukan sekadar pelanggaran janji, tapi juga merusak reputasi Iran di mata dunia,” tegas Trump dalam pernyataannya yang diunggah di media sosial pribadinya.
Baca Juga:Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 13 April 2026: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan
Ia menilai, meski sebagian kekuatan angkatan laut Iran disebut telah dilemahkan, ancaman terhadap keamanan jalur laut tetap menjadi kekhawatiran serius bagi komunitas internasional.
Trump juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima laporan langsung dari sejumlah pejabat tinggi AS, termasuk JD Vance, Steve Witkoff, serta Jared Kushner, terkait jalannya perundingan dengan Iran.
Pertemuan yang difasilitasi oleh pemerintah Pakistan itu dipimpin oleh Asim Munir dan Shehbaz Sharif. Trump memuji kepemimpinan keduanya dan menyebut mereka sebagai sosok yang 'sangat kompeten dan luar biasa'.
Negosiasi tersebut berlangsung hampir 20 jam tanpa henti, menandakan betapa kompleks dan krusialnya isu yang dibahas.
Meski sejumlah poin kesepakatan disebut telah dicapai, Trump menegaskan ada satu isu utama yang menggagalkan terobosan besar: ambisi nuklir Iran.
“Iran tidak bersedia menghentikan ambisi nuklirnya. Itu satu-satunya hal yang benar-benar penting,” ujarnya.
Ia juga menyinggung bahwa perwakilan AS dan Iran sempat menjalin hubungan yang cukup baik selama negosiasi, termasuk dengan tokoh Iran seperti Mohammad-Bagher Ghalibaf, Abbas Araghchi, dan Ali Bagheri. Namun, sikap keras Iran dalam isu nuklir membuat pembicaraan menemui jalan buntu.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
