
Petugas polisi berjalan melewati papan iklan mengenai negosiasi Amerika Serikat dan Iran, di luar pusat fasilitasi media di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4). (Anjum Naveed/AP)
JawaPos.com - Kegagalan perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad memicu saling tuding dari kedua pihak, sekaligus memperbesar ancaman runtuhnya gencatan senjata sementara di Timur Tengah.
Setelah 21 jam pembicaraan intensif yang dimediasi Pakistan, delegasi kedua negara pulang tanpa kesepakatan. Washington dan Teheran kini justru memperkeras narasi masing-masing soal penyebab kebuntuan.
Wakil Presiden AS, JD Vance, sebelumnya menyatakan bahwa negosiasi gagal karena Iran tidak menunjukkan komitmen mendasar untuk menghentikan ambisi pengembangan senjata nuklir.
“Kami membutuhkan komitmen fundamental bahwa Iran tidak akan mengembangkan senjata nuklir. Namun hingga kini, hal itu belum kami lihat,” ujar Vance, seraya menyebut AS telah menyodorkan 'tawaran terbaik dan final' kepada Teheran dikutip via TRT World.
Meski demikian, Vance memberi sinyal bahwa pintu diplomasi belum sepenuhnya tertutup dan Iran masih memiliki waktu untuk mempertimbangkan proposal tersebut.
Iran: Tuntutan AS Tidak Masuk Akal
Di sisi lain, media pemerintah Iran menilai kegagalan ini justru dipicu oleh sikap Washington. Penyiar negara, IRIB, menyebut tuntutan AS terlalu berlebihan dan menghambat jalannya negosiasi.
“Delegasi Iran telah bernegosiasi secara intensif selama 21 jam untuk melindungi kepentingan nasional. Namun berbagai inisiatif yang diajukan tidak membuahkan hasil karena tuntutan tidak masuk akal dari pihak Amerika,” demikian pernyataan IRIB.
IRIB menegaskan bahwa kondisi tersebut membuat perundingan tidak dapat dilanjutkan.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
