Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 April 2026 | 19.57 WIB

AS-Iran Saling Tuduh Usai Negosiasi Islamabad Gagal, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Petugas polisi berjalan melewati papan iklan mengenai negosiasi Amerika Serikat dan Iran, di luar pusat fasilitasi media di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4). (Anjum Naveed/AP) - Image

Petugas polisi berjalan melewati papan iklan mengenai negosiasi Amerika Serikat dan Iran, di luar pusat fasilitasi media di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4). (Anjum Naveed/AP)

JawaPos.com - Kegagalan perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad memicu saling tuding dari kedua pihak, sekaligus memperbesar ancaman runtuhnya gencatan senjata sementara di Timur Tengah.

Setelah 21 jam pembicaraan intensif yang dimediasi Pakistan, delegasi kedua negara pulang tanpa kesepakatan. Washington dan Teheran kini justru memperkeras narasi masing-masing soal penyebab kebuntuan.

Wakil Presiden AS, JD Vance, sebelumnya menyatakan bahwa negosiasi gagal karena Iran tidak menunjukkan komitmen mendasar untuk menghentikan ambisi pengembangan senjata nuklir.

“Kami membutuhkan komitmen fundamental bahwa Iran tidak akan mengembangkan senjata nuklir. Namun hingga kini, hal itu belum kami lihat,” ujar Vance, seraya menyebut AS telah menyodorkan 'tawaran terbaik dan final' kepada Teheran dikutip via TRT World.

Meski demikian, Vance memberi sinyal bahwa pintu diplomasi belum sepenuhnya tertutup dan Iran masih memiliki waktu untuk mempertimbangkan proposal tersebut.

Iran: Tuntutan AS Tidak Masuk Akal

Di sisi lain, media pemerintah Iran menilai kegagalan ini justru dipicu oleh sikap Washington. Penyiar negara, IRIB, menyebut tuntutan AS terlalu berlebihan dan menghambat jalannya negosiasi.

“Delegasi Iran telah bernegosiasi secara intensif selama 21 jam untuk melindungi kepentingan nasional. Namun berbagai inisiatif yang diajukan tidak membuahkan hasil karena tuntutan tidak masuk akal dari pihak Amerika,” demikian pernyataan IRIB.

IRIB menegaskan bahwa kondisi tersebut membuat perundingan tidak dapat dilanjutkan.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore