
Warga Teheran turun ke alun-alun pusat ibu kota Iran selama hampir 90 hari sejak AS dan Israel melakukan serangan terhadap Iran.(Ria Novosti via Antara).
JawaPos.com - Warga Teheran turun ke alun-alun pusat ibu kota Iran selama hampir 90 hari sejak AS dan Israel melakukan serangan terhadap Iran. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah di tengah perundingan yang masih berlangsung.
"Kami turun ke jalan untuk mendukung pemerintah dan angkatan bersenjata kami. Ya, gencatan senjata telah diumumkan, tetapi sampai ancaman perang bagi negara kami benar-benar hilang, kami akan tetap berada di alun-alun," kata Fatima Rahmani, salah satu demonstran, kepada RIA Novosti, dilansir dari Antara, Sabtu (30/5).
Puluhan keluarga berkumpul di Lapangan Valiasr di pusat Teheran. Para peserta protes harian mengibarkan bendera nasional dan simbol gerakan Syiah Lebanon, Hizbullah, serta meneriakkan slogan-slogan anti-Amerika dan anti-Israel.
Acara serupa juga berlangsung di lokasi-lokasi penting lainnya di kota ini.
Warga juga mendirikan tenda-tenda di sepanjang jalan lingkar: di beberapa tenda, para teolog memberikan ceramah, sementara di tenda lainnya, warga yang proaktif menyajikan teh untuk semua orang atau menggambar kartun tentang AS dan Israel dalam konteks konfrontasi saat ini.
Di fasad sebuah bangunan, pemerintah setempat memasang poster yang menggambarkan wajah seorang pria yang menyerupai Presiden AS Donald Trump. Bibir tokoh yang digambarkan pada spanduk tersebut secara simbolis "tertutup" oleh Selat Hormuz.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu mulai 7 April, namun pembicaraan selanjutnya di Islamabad berakhir tanpa hasil, dan Amerika Serikat memulai blokade pelabuhan Iran.
Presiden AS Donald Trump kemudian memperpanjang penghentian permusuhan untuk memberi Iran waktu mengajukan proposal perdamaian.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Argentina Mengajukan Permintaan Khusus kepada FIFA Sebelum Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
