Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 April 2026 | 19.12 WIB

IRGC Tetap Tegaskan Kendali Penuh Selat Hormuz, Kapal Perang Siap Dihadang

Ilustrasi armada angkatan laut Iran berpatroli di Selat Hormuz dengan kapal tanker minyak melintas di kejauhan. (Gemini AI) - Image

Ilustrasi armada angkatan laut Iran berpatroli di Selat Hormuz dengan kapal tanker minyak melintas di kejauhan. (Gemini AI)

JawaPos.com - Iran menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap setiap kapal perang yang mencoba melintasi Selat Hormuz. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Komando Angkatan Laut Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

“Setiap upaya kapal perang untuk melintasi Selat Hormuz akan dicegah secara tegas. Angkatan Laut IRGC saat ini memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz. Hanya kapal sipil yang diizinkan melintas dengan kondisi tertentu,” demikian pernyataan tersebut seperti dikutip Antara dari kantor berita Fars News Agency.

IRGC juga membantah kabar yang menyebut adanya kapal perang Amerika Serikat yang telah melintasi perairan strategis tersebut.

Sebelumnya, pada Sabtu (11/4), Fars melaporkan bahwa militer Iran memantau pergerakan kapal perusak Angkatan Laut AS yang bertolak dari pelabuhan Fujairah menuju Selat Hormuz. Setiap aktivitas kapal tersebut disebut telah dilaporkan kepada delegasi Iran di Islamabad, yang kemudian menyampaikannya ke pihak AS melalui perantara Pakistan.

Masih menurut Fars, Iran telah mengeluarkan peringatan langsung kepada kapal tersebut. Bahkan, melalui jalur komunikasi via Pakistan, disampaikan bahwa kapal itu akan menjadi target serangan dalam waktu 30 menit apabila tetap melanjutkan pelayaran, karena dinilai dapat mengganggu jalannya negosiasi antara Iran dan AS.

Pada hari yang sama, Iran dan AS memulai pembicaraan di Islamabad, setelah Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Teheran pada 8 April.

Hingga laporan ini disusun, perundingan telah berlangsung lebih dari delapan jam dan memasuki putaran ketiga. Media pemerintah Iran menyebut bahwa salah satu isu utama yang menjadi perdebatan dalam negosiasi tersebut adalah terkait Selat Hormuz.

Delegasi Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, serta melibatkan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, Ketua Dewan Keamanan Nasional Ali Akbar Ahmadian, dan Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati.

Sementara itu, delegasi AS dipimpin oleh Wakil Presiden J.D. Vance, dengan keikutsertaan utusan khusus Steve Witkoff serta Jared Kushner.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore