
Al Jazeera correspondent Mohammed Wishah gugur di Jalur Gaza akibat serangan Israel. (Screenshot/Al Jazeera)
JawaPos.com - Seorang jurnalis Al Jazeera, Mohammed Wishah, dilaporkan tewas dalam serangan drone Israel di Jalur Gaza. Insiden ini kembali menambah panjang daftar korban wartawan di tengah konflik yang terus memanas dan dituding sebagai bagian dari kejahatan perang serta pelanggaran berulang terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Mengutip Al-Jazeera, Wishah, koresponden untuk Al Jazeera Mubasher, tewas pada Rabu setelah kendaraan yang ditumpanginya dihantam serangan udara di Jalan al-Rashid, jalur pesisir utama di barat Kota Gaza.
Sumber Al-Jazeera menyebutkan mobil tersebut langsung terbakar hebat akibat serangan tersebut.
Kematian Wishah memicu kecaman keras dari jaringan media tersebut. Dalam pernyataan resminya, Al-Jazeera menyebut pembunuhan itu sebagai 'kejahatan keji' yang melanggar hukum dan norma internasional.
“Ini merupakan pelanggaran baru yang terang-terangan terhadap seluruh hukum dan norma internasional, serta mencerminkan kebijakan sistematis untuk menargetkan jurnalis dan membungkam suara kebenaran,” tulis Al-Jazeera.
Jaringan media itu juga menegaskan bahwa kematian Wishah bukan insiden acak, melainkan tindakan yang disengaja untuk mengintimidasi jurnalis agar tidak menjalankan tugas profesional mereka.
Wishah sendiri diketahui telah bergabung dengan Al Jazeera sejak 2018 dan aktif meliput konflik Gaza sejak awal eskalasi pada Oktober 2023.
Laporan dari lapangan memperkuat kekhawatiran tersebut. Reporter Al-Jazeera di Gaza, Ibrahim al-Khalili, menyebut situasi semakin memburuk, terutama karena serangan terjadi di jalan utama yang seharusnya relatif aman.
“Sudah hampir enam bulan sejak gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat berlaku, tetapi pelanggaran Israel terus terjadi, termasuk menargetkan jurnalis seperti Wishah yang meliput perang sejak hari pertama,” ujarnya.
Data dari Kantor Media Pemerintah Gaza mencatat sedikitnya 262 jurnalis telah tewas sejak dimulainya serangan Israel pada Oktober 2023. Lembaga itu juga menyebut telah terjadi sekitar 2.000 pelanggaran sejak gencatan senjata diberlakukan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022