
Trump ancam Iran bisa dihancurkan dalam semalam jika negosiasi gagal. (CNN)
JawaPos.com - Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menunda serangan terhadap Iran selama dua pekan justru tidak meredakan tekanan politik di dalam negeri. Di saat konflik Timur Tengah memanas, Trump kini menghadapi gelombang seruan pemakzulan dari anggota parlemen Partai Demokrat.
Puluhan anggota Kongres AS menilai retorika Trump terhadap Iran telah melampaui batas dan berpotensi melanggar hukum internasional.
Melansir NBC News, lebih dari 70 legislator Demokrat, termasuk sejumlah senator, secara terbuka mendesak agar Trump dicopot dari jabatannya. Mereka mengusulkan dua opsi: pemakzulan melalui Kongres atau penggunaan Amandemen ke-25 Konstitusi AS untuk menyatakan presiden tidak layak menjabat.
Senator Ed Markey menegaskan langkah tegas harus segera diambil. “DPR dan Senat harus kembali bersidang. DPR harus meloloskan pasal pemakzulan, dan Senat harus memvonis serta memberhentikan Presiden,” ujarnya.
Senator Chris Murphy juga mendukung penggunaan Amandemen ke-25. “Tidak ada presiden yang waras akan menjanjikan untuk memusnahkan seluruh peradaban,” katanya.
Sementara itu, anggota DPR Ro Khanna menyebut ancaman Trump sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap Konstitusi AS dan Konvensi Jenewa.
Gelombang kritik ini dipicu oleh pernyataan Trump yang mengancam Iran dengan kehancuran total.
Baca Juga:Bintang Malut United Jadi Korban Rasisme Lagi Kontra Arema FC, Yakob Sayuri Harapkan Hal Ini
“Sebuah peradaban akan mati malam ini,” tulis Trump, mengacu pada ultimatum terhadap Teheran sebelum tenggat waktu yang ia tetapkan.
Pernyataan tersebut menuai kecaman luas, tidak hanya dari Demokrat tetapi juga sebagian kalangan Republik. Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, turut mengingatkan bahwa tidak ada tujuan militer yang dapat membenarkan penghancuran total infrastruktur sipil atau penderitaan warga sipil.
Akun resmi PBB juga menegaskan bahwa 'perang memiliki aturan', merujuk pada Konvensi Jenewa.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
