Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Juni 2026 | 17.09 WIB

Iran Hujani Israel dengan Rudal, Timur Tengah kembali di Ambang Eskalasi

Iran lancarkan serangan ke Israel pada Minggu (7/6) waktu setempat. (Al-Jazeera) - Image

Iran lancarkan serangan ke Israel pada Minggu (7/6) waktu setempat. (Al-Jazeera)

JawaPos.com - Iran meluncurkan rentetan rudal balistik ke Israel pada Minggu (7/6) malam sebagai balasan atas serangan udara Israel di Beirut selatan, Lebanon, yang menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai 11 lainnya. Serangan balasan ini menjadi eskalasi paling serius sejak kedua negara berada dalam gencatan senjata rapuh beberapa bulan terakhir.

Militer Israel menyatakan sirene peringatan serangan udara berbunyi di sejumlah wilayah setelah rudal-rudal Iran diluncurkan sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Israel mengklaim seluruh rudal berhasil dicegat sistem pertahanan udara sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Bagi Teheran, serangan tersebut merupakan respons langsung atas operasi militer Israel yang terus berlanjut di Lebanon, meski sebelumnya telah ada kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Iran menilai Israel telah melanggar batas dengan kembali menyerang kawasan Dahiyeh di Beirut selatan yang dikenal sebagai basis kuat Hizbullah.

Iran: Israel Sudah Melewati Semua Garis Merah

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa mereka menargetkan Pangkalan Udara Ramat David di Israel menggunakan rudal balistik.

Dalam pernyataannya, IRGC menyebut serangan tersebut sebagai respons atas apa yang mereka gambarkan sebagai pembunuhan dan pengusiran warga sipil di wilayah Lebanon selatan, khususnya Tyre dan Nabatieh.

"Operasi malam ini adalah sebuah peringatan. Jika agresi kembali terulang, respons kami akan lebih luas dan mencakup seluruh target Amerika-Zionis di kawasan," tegas IRGC.

Markas Khatam al-Anbiya milik IRGC bahkan menyatakan Israel telah melampaui 'semua garis merah' dengan terus menggempur Beirut selatan.

"Kami sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika kejahatan di pinggiran Beirut meluas, kami akan menyerang target-target di wilayah pendudukan," bunyi pernyataan tersebut.

Eskalasi terbaru bermula ketika Israel kembali melancarkan serangan ke kawasan Dahiyeh pada Minggu sore. Serangan tersebut menghantam kawasan permukiman padat penduduk dan menyebabkan sedikitnya dua orang tewas serta 11 lainnya terluka.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore