
Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menegaskan bahwa negaranya tidakingin berperang dengan pihak manapun, termasuk dengan AS. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia menuding Amerika Serikat memikul tanggung jawab langsung atas berbagai pelanggaran gencatan senjata yang disebut dilakukan Israel. Teheran menilai dukungan Washington terhadap sekutunya tersebut telah berkontribusi pada meningkatnya ketegangan dan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan itu disampaikan Kedutaan Besar Iran menyusul perkembangan terbaru konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Lebanon. Menurut Teheran, pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang dicapai pada 8 April 2026 telah memicu instabilitas baru di kawasan.
Dalam pernyataan resminya, Kedutaan Besar Iran menegaskan bahwa gencatan senjata di Lebanon tidak dapat dipisahkan dari kesepakatan yang lebih luas yang disepakati pada April lalu. Karena itu, setiap pelanggaran terhadap kesepakatan tersebut dinilai memiliki konsekuensi regional yang serius.
Baca Juga:Hadapi Richard Lee di Persidangan, Kejaksaan Tunjuk 7 Orang Tangani Kasus Pelanggaran Konsumen
"Oleh karena itu, Pemerintah Amerika Serikat memikul tanggung jawab langsung atas berbagai pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh rezim Zionis beserta segala konsekuensi yang timbul darinya, termasuk setiap eskalasi ketegangan di kawasan," demikian pernyataan Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia.
Iran Soroti Peran AS dalam Konflik Kawasan
Teheran menilai Amerika Serikat tidak dapat melepaskan diri dari dinamika konflik yang terjadi saat ini. Iran menuding Washington turut mendukung berbagai tindakan yang dilakukan Israel, termasuk yang berkaitan dengan situasi keamanan di Lebanon dan wilayah sekitarnya.
Menurut Iran, rangkaian pelanggaran terhadap gencatan senjata telah memperburuk kondisi keamanan kawasan dan meningkatkan risiko konflik yang lebih luas.
Kedutaan Besar Iran juga mengingatkan bahwa stabilitas Lebanon merupakan bagian penting dari kesepakatan gencatan senjata yang dicapai pada 8 April 2026. Oleh sebab itu, setiap tindakan yang mengganggu kesepakatan tersebut dinilai berpotensi memicu respons dari berbagai pihak yang terlibat.
Baca Juga:Ramalan Zodiak Minggu Ini: Keuangan dan Karier 8 - 14 Juni 2026 untuk Leo, Virgo, Libra, Scorpio
Dalam kesempatan yang sama, Iran menegaskan akan terus mempertahankan keamanan dan kepentingan nasionalnya terhadap berbagai ancaman yang dianggap mengganggu kedaulatan negara.
"Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia, sembari menegaskan tekad kuat bangsa Iran untuk mempertahankan keamanan dan kepentingan nasionalnya secara tegas di mana pun diperlukan, mengingatkan bahwa gencatan senjata di Lebanon merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesepakatan gencatan senjata tanggal 08 April 2026," tulis pernyataan tersebut.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
