Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 April 2026 | 15.50 WIB

Trump Hentikan Serangan ke Iran Selama 2 Pekan, Beri Syarat Selat Hormuz Harus Dibuka

Ilustrasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (AP/Manuel Balce Ceneta) - Image

Ilustrasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (AP/Manuel Balce Ceneta)

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengumumkan penghentian sementara serangan terhadap Iran selama dua pekan. Keputusan ini diambil hanya satu jam sebelum tenggat waktu ultimatum militernya berakhir, di tengah eskalasi konflik yang telah berlangsung lebih dari lima minggu.

Dalam pernyataannya pada Selasa (7/4) waktu setempat, Trump menyebut penundaan tersebut dilakukan atas permintaan Pakistan yang berperan sebagai mediator. Namun, ia memberikan syarat tegas: Iran harus membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran vital bagi distribusi minyak dunia.

Trump mengatakan dirinya telah berbicara dengan para pemimpin Pakistan yang “meminta agar saya menahan kekuatan destruktif yang akan dikirim malam ini ke Iran".

“Dan dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui PEMBUKAAN Selat Hormuz secara LENGKAP, SEGERA, dan AMAN, saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu,” tulis Trump di platform Truth Social.

Ia juga mengklaim bahwa tujuan militer Amerika Serikat telah tercapai dan negosiasi menuju 'perdamaian jangka panjang' di Timur Tengah sudah berada di tahap lanjut. Menurutnya, Iran bahkan telah mengirimkan proposal 10 poin yang disebutnya 'layak' untuk dibahas lebih lanjut.

Pernyataan Trump tersebut langsung mengguncang pasar global. Harga minyak yang sebelumnya melonjak tajam akibat konflik, tiba-tiba turun signifikan. Sebagai informasi, kenaikan harga energi sebelumnya sempat menekan posisi politik Trump di dalam negeri.

Meski demikian, belum ada respons resmi langsung dari Israel maupun Iran saat pengumuman tersebut disampaikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebelum keputusan penundaan ini, Trump sempat mengeluarkan pernyataan kontroversial yang menuai kecaman global. Ia bahkan mengancam kehancuran total Iran, termasuk infrastruktur sipil.

“Sebuah peradaban akan mati malam ini, tidak akan pernah kembali lagi. Saya tidak ingin itu terjadi, tapi mungkin akan terjadi,” tulis Trump dalam unggahan sebelumnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore