
Para perempuan memanen gandum di Nepal, di tengah dampak terburuk krisis pasokan pupuk yang dirasakan negara-negara berkembang (The Guardian)
JawaPos.com - Risiko kelaparan global meningkat di tengah peringatan pemerintah Inggris bahwa rantai pasok pupuk dunia harus segera dipulihkan dalam hitungan minggu untuk mencegah eskalasi krisis pangan. Gangguan distribusi akibat konflik di Iran telah mengguncang stabilitas sistem pangan global, terutama pada periode krusial musim tanam di berbagai wilayah.
Gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz disebut telah menyebabkan kelangkaan pupuk dan bahan bakar, yang berdampak pada sektor pertanian di Eropa dan Amerika Serikat (AS), sekaligus menekan negara-negara berkembang yang lebih rentan terhadap lonjakan harga dan keterbatasan akses input pertanian. Kondisi ini terjadi pada periode krusial musim tanam yang menentukan hasil panen global tahun depan.
Melansir dari The Guardian, Selasa (19/5/2026), Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper menegaskan bahwa tekanan internasional harus segera digalang untuk membuka kembali jalur tersebut dan memastikan distribusi pupuk global kembali normal.
Cooper memperingatkan, "Dunia sedang berjalan tanpa kesadaran menuju krisis pangan global. Puluhan juta orang tidak boleh menjadi korban hanya karena satu negara menguasai jalur pelayaran internasional."
Menurutnya, keterlambatan pemulihan distribusi pupuk pada musim tanam di belahan bumi utara dapat berdampak panjang terhadap produksi pangan dunia.
sBaca Juga: Harga Energi Melejit Terdampak Selat Hormuz, Indonesia Dipaksa Percepat Transisi Energi Bersih
"Musim semi adalah waktu tanam yang sangat krusial. Jika petani di belahan bumi utara tidak segera mendapatkan kepastian pasokan pupuk, dampaknya akan terasa hingga tahun depan," ujarnya.
Dia juga menekankan bahwa krisis ini tidak hanya memukul negara berkembang, tetapi juga negara maju. "Krisis ini berdampak pada negara maju dan berkembang, baik sektor swasta maupun publik," kata Cooper dalam konferensi di London yang membahas bantuan luar negeri dan pembangunan.
Selain itu, Cooper menyoroti perlunya memperkuat kerja sama internasional di tengah sistem global yang dinilainya tertinggal dari laju krisis yang terus berkembang. Dia menegaskan bahwa bantuan luar negeri bukan sekadar kebijakan kemanusiaan, tetapi juga kepentingan nasional Inggris, karena instabilitas global berdampak langsung pada harga energi dan pangan di dalam negeri.
Di sisi lain, tekanan terhadap negara-negara donor meningkat seiring pemangkasan anggaran bantuan luar negeri di sejumlah negara maju. Inggris diketahui memangkas bantuan dari 0,5 persen menjadi 0,3 persen pendapatan nasional bruto, sementara Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump membubarkan USAID, lembaga bantuan pembangunan internasional utama milik pemerintah AS.
Sejalan dengan perubahan tersebut, sebagian pendanaan kini dialihkan ke skema lain, termasuk pendanaan iklim jangka menengah yang mencapai sekitar £2 miliar atau setara Rp 47,48 triliun (berdasarkan kurs Rp 23.740 per pound sterling) per tahun.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
