Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 April 2026 | 15.32 WIB

PBB Sebut Anggota TNI yang Terluka Akibat Serangan di Lebanon Selatan Sudah Stabil

Keluarga Prajurit yang gugur yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Keluarga Prajurit yang gugur yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Personel TNI anggota Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) yang terluka dalam serangan di Lebanon selatan terus menunjukkan perkembangan positif.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memastikan bahwa saat ini pasukan yang terluka dan dirawat itu sudah dalam kondisi stabil.

Juru Bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric menyampaikan bahwa ledakan di posisi pasukan PBB di El Adeisse pada Jumat (3/4) mengakibatkan tiga personel UNIFIL, yang seluruhnya berasal dari Indonesia, terluka.

“Dua personel yang terluka paling parah telah dievakuasi ke rumah sakit di Marjayoun, di mana mereka dilaporkan sudah dalam kondisi stabil,” kata dia dalam konferensi pers siang di Markas PBB, Senin (6/4) waktu setempat, sebagaimana dilansir dari Antara.

Kemudian, pada keterangan Selasa (7//4), Jubir Sekjen PBB juga menyebut seorang personel lain telah mendapat pertolongan medis langsung di lokasi, mengingat lukanya yang tak terlalu parah.

Meningkatnya serangan yang menyasar personel UNIFIL serta aksi Zionis Israel menghancurkan semua kamera pengawas markas UNIFIL beberapa waktu lalu, direspons PBB dengan mengungkapkan “keprihatinan yang serius” kepada tentara Zionis Israel.

“Kami mendesak semua pihak untuk memenuhi kewajiban mereka di bawah hukum internasional dan memastikan keselamatan dan keamanan personel PBB kapan pun,” ucap Dujarric.

Sementara itu, Terkait perkembangan penyelidikan terhadap dua serangan pada akhir Maret lalu yang mengakibatkan tiga personel UNIFIL asal Indonesia gugur, Dujarric menyatakan bahwa hasil penyelidikan masih diproses hingga saat ini.

Sebelumnya, tiga personel penjaga perdamaian asal Indonesia kembali menjadi korban ledakan yang terjadi pada Jumat di El Addaiseh, Lebanon Selatan.

Peristiwa itu merupakan insiden serius ketiga yang berdampak pada personel Indonesia di UNIFIL.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore