
Israel melaporkan sedikitnya satu orang tewas di area ibu kota Tel Aviv akibat serangan rudal, Sabtu (28/3). (Reuters)
JawaPos.com - Kelompok Houthi Yaman menyerang Israel dengan rudal dan drone untuk pertama kalinya, sebulan setelah pasukan AS dan Israel mulai menyerang Iran. Langkah ini membuka front baru dalam konflik yang meningkat pesat dan telah menewaskan ribuan orang.
Seperti dilansir dari Al Jazeera, Minggu (29/3), kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar Yaman utara, memasuki medan pertempuran pada Sabtu (28/3) dengan dua serangan rudal dan drone terhadap Israel dalam waktu kurang dari 24 jam.
Tentara Israel mengatakan, serangan tersebut berhasil dicegat, tetapi kelompok yang bersekutu dengan Iran itu berjanji untuk terus berjuang mendukung "front perlawanan di Palestina, Lebanon, Irak, dan Iran".
Keterlibatan mereka yang telah lama diantisipasi dalam konflik terbaru ini terjadi tepat ketika Iran telah membatasi lalu lintas melalui Selat Hormuz, sebuah titik penting bagi sekitar seperlima minyak dunia, yang menimbulkan kekhawatiran bahwa kelompok Yaman tersebut akan kembali mengganggu lalu lintas Laut Merah dengan memblokir Selat Bab al-Mandeb.
Adapun serangan Houthi terjadi setelah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa Washington berharap untuk mengakhiri operasi militernya terhadap Iran dalam beberapa minggu, bahkan ketika pengerahan baru Marinir AS telah mulai tiba di wilayah tersebut, sehingga Presiden AS Donald Trump akan memiliki fleksibilitas “maksimal” untuk menyesuaikan strategi sesuai kebutuhan.
Tanpa terobosan diplomatik karena AS dan Iran memperkeras posisi mereka, banyak yang khawatir bahwa perang AS-Israel terhadap Iran akan lepas kendali.
AS dan Israel melanjutkan pemboman mereka selama 24 jam terakhir, dengan militer Israel mengklaim telah menyerang fasilitas penelitian Iran untuk senjata angkatan laut, sementara serangkaian ledakan keras mengguncang Teheran saat malam tiba pada Sabtu (28/3).
Media Iran melaporkan setidaknya lima orang tewas dalam serangan AS-Israel terhadap sebuah unit perumahan di kota Zanjan, barat laut Iran. Di Teheran, pihak berwenang mengatakan Universitas Sains dan Teknologi adalah fasilitas pendidikan terbaru yang diserang, mendorong Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) untuk mengeluarkan ancaman terhadap universitas-universitas Israel dan AS di wilayah tersebut.
Secara terpisah, kantor berita Fars Iran mengatakan sebuah waduk air di kota Haftgel, yang terletak di provinsi Khuzestan barat, juga telah diserang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022