
Ilustrasi Selat Hormuz, yang memainkan peran penting dalam perang di Timur Tengah antara Iran melawan AS-Israel. (Naeblys-stock.adobe.co via Iloydslist)
JawaPos.com - Rencana Iran yang dikabarkan akan mengizinkan kapal tanker melintasi Selat Hormuz hanya jika transaksi minyak dilakukan menggunakan yuan Tiongkok (CNY) memunculkan kembali perdebatan global tentang sistem petrodollar, fondasi utama perdagangan energi dunia selama lebih dari lima dekade.
Jika kebijakan tersebut benar-benar diterapkan, para analis menilai langkah itu berpotensi menjadi tantangan langsung terhadap dominasi dolar AS dalam pasar minyak global.
Mengutip berbagai sumber, petrodollar adalah istilah untuk dolar Amerika Serikat yang diterima negara pengekspor minyak sebagai hasil penjualan minyak mentah di pasar internasional.
Istilah ini tidak merujuk pada mata uang baru, melainkan sistem perdagangan global di mana minyak dunia dihargai dan diperdagangkan menggunakan dolar AS. Karena hampir semua negara membutuhkan minyak, sistem ini secara otomatis menciptakan permintaan konstan terhadap dolar.
Sistem tersebut mulai menguat pada 1970-an, terutama setelah kesepakatan antara Amerika Serikat dan Arab Saudi pada 1974. Perjanjian itu membantu menstabilkan harga minyak pasca krisis energi sekaligus memperkuat posisi dolar sebagai mata uang cadangan utama dunia.
Dalam praktiknya, negara penghasil minyak menerima pembayaran dalam dolar, lalu sebagian besar dana tersebut kembali ke sistem keuangan global melalui investasi atau pembelian obligasi, terutama obligasi pemerintah AS. Proses ini dikenal sebagai daur ulang petrodollar.
Selama puluhan tahun, sistem petrodollar memberi keuntungan besar bagi Amerika Serikat.
Karena minyak diperdagangkan dalam dolar, negara-negara di seluruh dunia harus menyimpan cadangan dolar untuk membeli energi. Hal ini memperkuat posisi dolar sebagai mata uang global sekaligus membantu menjaga permintaan terhadap aset keuangan AS.
Sistem ini juga mempererat hubungan geopolitik antara Washington dan negara-negara produsen minyak, terutama di Timur Tengah.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
