
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menemui para prajurit TNI di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 823/Raja Wakaaka. (Kemhan)
JawaPos.com - Indonesia mendapat kepercayaan untuk menjadi wakil komandan International Stabilization Force (ISF) di Gaza, Palestina. Posisi itu bakal diisi oleh seorang jenderal bintang dua dari TNI. Lantas siapa sosok yang dipilih untuk menduduki kursi tersebut?
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa kepercayaan itu merupakan capaian tersendiri bagi Indonesia. Sebab, Indonesia mendapat kesempatan untuk memimpin pasukan dari berbagai negara yang bakal bertugas dalam operasi kemanusiaan di Gaza.
”Jadi, potensi dan achievement itu akan kita tunjukkan secara internasional. Makanya kita mengusulkan bahwa ada perwira tinggi kita yang bisa ikut mendampingi di dalam ISF, ISF menempatkan (perwakilan dari Indonesia) sebagai wakil komandan,” kata Sjafrie saat ditanyai oleh awak media pada Kamis (12/3).
Walau pun belum mengungkap nama perwira tinggi (pati) bintang dua TNI yang bakal ditunjuk untuk mengisi posisi wakil komandan ISF, Sjafrie menyatakan bahwa Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto pasti sudah menyiapkan figur terbaik dari institusi militer Indonesia.
”Mau tanya siapa? Jangan dulu dong. Itu kan urusannya Panglima,” ucap menhan berlatar belakang militer itu.
Rencana pengiriman tentara Gaza turut dibahas dalam rapat perdana Board of Peace (BoP) di Washington DC, Amerika Serikat (AS), pada Kamis (19/2) waktu setempat. Berdasar paparan Komandan International Stabilization Force (ISF) Mayor Jenderal Jasper Jeffers, salah seorang jenderal dari Indonesia akan menjadi wakil komandan ISF.
ISF merupakan pasukan stabilisasi internasional yang disiapkan untuk menjalankan misi di Gaza. Pembentukan ISF bertujuan menciptakan perdamaian. Selain Indonesia, beberapa negara lain juga sudah memastikan akan bergabung dalam ISF. Negara-negara itu adalah Maroko, Albania, Kosovo, Kazakhstan, Mesir, dan Yordania.
”Saya ingin mengumumkan bahwa saya telah menawarkan, dan Indonesia telah menerima, posisi Wakil Komandan untuk ISF. Dengan langkah-langkah awal ini, kita akan membantu menghadirkan keamanan yang dibutuhkan Gaza demi kemakmuran masa depan dan perdamaian yang langgeng,” ucap Jasper.
Menurut Jasper, nantinya ISF akan fokus untuk menstabilkan keadaan di Gaza. Tujuannya untuk membuka jalan aga pemerintahan sipil dapat melaksanakan tugas. ISF diberi mandat mengawasi gencatan senjata dan stabilitas keamanan, bukan melakukan konfrontasi. Di sisi lain, Indonesia menyatakan kesiapan mengirim hingga delapan ribu pasukan TNI ke Gaza.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022