Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Maret 2026 | 17.23 WIB

Kronologi Ledakan Kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz: Misi Perbaikan Berujung Tragedi, 3 WNI Masih Hilang

Ilustrasi Selat Hormuz. (Better World Campaign) - Image

Ilustrasi Selat Hormuz. (Better World Campaign)

JawaPos.com - Sebuah insiden ledakan kapal di kawasan strategis Selat Hormuz menimbulkan korban di kalangan awak kapal, termasuk warga negara Indonesia (WNI). Peristiwa ini melibatkan kapal Musaffah 2 yang tengah menjalankan misi teknis untuk membantu kapal lain yang mengalami kerusakan.

Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI Abu Dhabi menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kasus tersebut sekaligus berkoordinasi dengan berbagai otoritas setempat untuk mengetahui penyebab pasti insiden.

Awal Misi Perbaikan Kapal

Berdasarkan keterangan salah satu WNI yang selamat dengan inisial AEN, kejadian bermula ketika kapal kontainer Safeen Prestige mengalami kerusakan di perairan Oman, tidak jauh dari Selat Hormuz. Perusahaan Safeen Provider kemudian menugaskan kapal Musaffah 2 untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan awal.

Kapal tersebut berangkat dari Ras Al Khaimah, Uni Emirat Arab, pada 5 Maret 2026 sore dengan membawa 7 awak kapal dan 6 teknisi. Sekitar pukul 20.00 waktu setempat, kapal Musaffah 2 tiba di lokasi kapal yang mengalami kerusakan.

Rencana Penarikan Kapal

Setelah melakukan pemeriksaan awal, tim teknis menyimpulkan bahwa Safeen Prestige tidak dapat diperbaiki di lokasi karena kapal tersebut tidak memiliki suplai listrik yang memadai.

Sebagai solusi, diputuskan kapal tersebut harus ditarik atau towing ke lokasi yang memungkinkan untuk proses perbaikan. Enam teknisi, termasuk AEN, kemudian naik ke kapal Safeen Prestige untuk membantu proses persiapan penarikan.

Ledakan Terjadi Dini Hari

Ketika proses persiapan towing hampir selesai, situasi berubah drastis. Sekitar pukul 02.00 dini hari pada 6 Maret 2026, kapal Musaffah 2 tiba-tiba dilaporkan mengalami ledakan yang memicu kebakaran di sejumlah bagian kapal, termasuk di area anjungan.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan oleh otoritas terkait.

Korban dan Proses Pencarian

Dalam insiden tersebut, beberapa awak kapal berhasil menyelamatkan diri. Salah satunya adalah WNI berinisial YRJ. Namun tiga WNI yang merupakan awak kapal Musaffah 2 masih dinyatakan hilang, yakni MP, SR, dan AS. Selain itu, satu warga negara asing juga dilaporkan belum ditemukan.

KBRI Abu Dhabi saat ini terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk KBRI Muscat dan otoritas setempat, untuk memperoleh perkembangan terbaru terkait proses pencarian korban dan investigasi insiden.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore