
Mahasiswa asing mengisi formulir lamaran kerja di Pameran Kerja Global TU 2025 di Universitas Tongmyong di Busan, Korea Selatan (6/12). (Yonhap)
JawaPos.com - Tiongkok telah menghapus 15 universitas di Korea Selatan dari daftar lembaga pendidikan tinggi luar negeri yang diakui.
Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran baru di kalangan akademisi Korea Selatan, di mana mahasiswa Tiongkok merupakan salah satu kelompok terbesar mahasiswa asing di negara tersebut.
Dilansir dari Korea Times, The Chinese Service Center for Scholarly Exchange (CSCSE), sebuah badan di bawah Kementerian Pendidikan Tiongkok yang mensertifikasi gelar dari negara asing untuk digunakan di pasar kerja domestik dan perekrutan pegawai negeri sipil memperbarui daftar lembaga luar negeri yang terakreditasi pada akhir Oktober, dan menghapus 270 sekolah di seluruh dunia, termasuk 15 dari Korea Selatan.
Menurut sumber di sektor pendidikan setempat, di antara institusi Korea Selatan yang dihapus adalah Universitas Terbuka Nasional Korea, Universitas Nasional Gangneung-Wonju, Universitas Nasional Mokpo, dan Universitas Provinsi Chungbuk.
Sejumlah kampus yang dihapus adalah universitas regional yang berjuang dengan tekanan keuangan dan penurunan demografi, tetapi pembaruan terbaru ini juga memengaruhi universitas negeri.
Pencabutan ini mengartikan jika universitas-universitas tersebut secara efektif terpinggirkan dari pasar mahasiswa Tiongkok.
CSCSE tidak akan lagi mensertifikasi gelar yang diperoleh warga negara Tiongkok di sana, sehingga membatasi akses lulusan ke pekerjaan kerah putih, ujian pegawai negeri sipil, dan peluang lain di Tiongkok yang membutuhkan kualifikasi yang diakui secara resmi.
Dikutip dari Korea Times, tidak hanya Korea Selatan, universitas lain juga dihapus termasuk, 63 dari Amerika Serikat, satu dari Inggris Raya, dua dari Australia, tiga dari Kanada, dan 11 dari Rusia.
Sebuah pernyataan resmi dilaporkan mengatakan, bahwa penyesuaian tersebut terutama menargetkan lembaga-lembaga yang tidak memiliki catatan pendaftaran diploma selama lima tahun terakhir.
Setelah pengurangan tersebut, 261 universitas Korea Selatan tetap berada dalam daftar lembaga pendidikan luar negeri yang diakui oleh Tiongkok.
Tindakan terbaru ini menyusul putaran penghapusan sebelumnya pada akhir Juli, ketika lima universitas Korea, termasuk Universitas Daejin dan Universitas Sahmyook, dihapus dari daftar.
Dengan tambahan 15 sekolah yang dihapus pada bulan Oktober, total 19 institusi Korea telah dihapus dari daftar tahun ini. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
