Sekelompok beruang liar di Jepang, di tengah upaya penggunaan drone untuk mencegah masuknya satwa ke area permukiman (Dok. Anadolu Agency)
JawaPos.com - Meningkatnya kemunculan beruang liar di kawasan permukiman mendorong Jepang untuk mencari pendekatan baru dalam menjaga keselamatan warga. Alih-alih hanya mengandalkan metode konvensional, negara ini mulai memanfaatkan teknologi drone dan kecerdasan buatan (AI) sebagai langkah pencegahan terhadap potensi serangan beruang, sebagaimana dilaporkan South China Morning Post.
Media tersebut melaporkan bahwa sebuah lembaga pelatihan drone, D-Academy Tohoku di Prefektur Akita, sedang mengembangkan sistem berbasis AI yang mampu mengenali keberadaan beruang secara otomatis. Drone yang digunakan dilengkapi kamera infra merah dan fitur penglihatan malam untuk memindai area hutan dan perbukitan, termasuk lokasi yang sulit dijangkau oleh petugas di darat. Citra yang tertangkap kemudian dianalisis oleh AI guna memastikan apakah objek tersebut merupakan beruang.
Apabila sistem mengonfirmasi keberadaan satwa liar tersebut, drone dapat mengikuti pergerakannya dari udara dan mengirimkan koordinat lokasi secara langsung kepada pihak berwenang. Menurut laporan The Straits Times, data ini memungkinkan aparat setempat, pemburu resmi, maupun pemerintah daerah untuk mengambil langkah pencegahan lebih awal sebelum beruang memasuki wilayah hunian warga.
Upaya teknologi ini tidak hanya berfokus pada pemantauan, tetapi juga pada pencegahan langsung. Anadolu Agency mencatat bahwa di Prefektur Gifu, otoritas setempat mulai mengoperasikan drone yang dilengkapi pengeras suara dengan efek bunyi anjing menggonggong serta suara menyerupai kembang api. Suara tersebut digunakan untuk menciptakan rasa ancaman bagi beruang sehingga satwa itu menjauh dari area permukiman tanpa perlu tindakan berbahaya.
Sementara itu, The Japan Times melaporkan bahwa beberapa wilayah lain, termasuk Fukushima, telah memanfaatkan drone untuk patroli rutin di daerah yang kerap dilaporkan sebagai jalur lintasan beruang. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan teknologi dilakukan untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini, khususnya di kawasan yang sebelumnya pernah mengalami insiden beruang menyerang manusia.
Lonjakan kasus ini disebut berkaitan dengan berbagai faktor, mulai dari berkurangnya sumber makanan di habitat alami hingga perubahan lingkungan yang mendorong beruang mendekati permukiman. Dengan mengombinasikan pemantauan berbasis AI, drone pengawas, serta metode pengusiran non-mematikan, Jepang berharap dapat menekan risiko konflik manusia dan satwa liar sekaligus menjaga keselamatan masyarakat tanpa mengganggu keseimbangan alam.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
