Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Oktober 2025 | 19.28 WIB

Bulu Anjing Chernobyl Berwarna Biru Bukan Hoax! Ilmuwan Duga Penyebabnya dari Paparan Kimia dan Mutasi Genetik

Warga temukan anjing biru di Chernobyl. (@nexta_tv/X).

JawaPos.com - Sejumlah anjing liar di zona eksklusi nuklir Ukraina tiba-tiba berubah warna menjadi biru dan membuat para perawat dan ilmuwan kebingungan.

Kejadian ini memicu penelitian lebih lanjut tentang kemungkinan terjadinya mutasi genetik akibat paparan radiasi selama puluhan tahun.

Dilansir dari New York Post (27/10), para pekerja dari organisasi Dogs of Chernobyl melaporkan penemuan beberapa ekor anjing dengan bulu berwarna biru mencolok di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl.

Anjing-anjing itu merupakan keturunan dari hewan peliharaan yang ditinggalkan penduduk ketika bencana nuklir terjadi pada 1986 yang merupakan salah satu tragedi nuklir terburuk dalam sejarah manusia.

Pihak organisasi mengaku belum mengetahui penyebab pasti perubahan warna bulu itu.

“Kami tidak tahu pasti apa yang sedang terjadi. Kemungkinan besar mereka terkena bahan kimia,” ujar perwakilan Dogs of Chernobyl seperti dikutip dari New York Post.

Menariknya, meskipun memiliki warna tak biasa, anjing-anjing itu tampak tetap aktif dan sehat.

Sementara itu, laporan lain dari Daily Mail (27/10) menambahkan bahwa fenomena ini mengundang sejumlah pengguna media sosial berspekulasi bahwa warna biru itu mungkin berasal dari kontaminasi eksternal yang bisa dicuci.

Namun, ilmuwan menilai ada kemungkinan lain yang lebih menarik yang berkaitan dengan mutasi genetik.

Menurut penelitian yang dipimpin Norman J Kleiman dari Columbia University, hasil studi yang diterbitkan di jurnal Canine Medicine and Genetics (Maret 2023) menunjukkan bahwa anjing-anjing di zona Chernobyl telah mengalami mutasi genetik.

Dari 116 sampel darah yang diuji, ditemukan 400 lokasi gen unik yang menunjukkan adaptasi terhadap paparan radiasi, logam berat, dan polusi. Artinya, anjing-anjing ini kemungkinan telah berevolusi agar dapat bertahan hidup di lingkungan beracun.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore