
Serigala berjalan di Zona Eksklusi Chernobyl (CEZ).
JawaPos.com – Serigala yang berkeliaran di kota terbengkalai Chernobyl, Oblast Kyiv, Ukraina, ternyata memiliki kemampuan untuk melawan kanker, meskipun terpapar radiasi penyebab penyakit tersebut.
Dilansir dari Sky News, Sabtu (10/2), temuan ini menimbulkan harapan bahwa penelitian ini dapat membantu ilmuwan dalam memerangi kanker pada manusia.
Pada tahun 1986, reaktor nuklir di pembangkit listrik Chernobyl di Ukraina meledak, menyebarkan bahan radioaktif ke udara dalam kecelakaan nuklir terburuk dalam sejarah.
Bencana ini memaksa lebih dari 100.000 orang untuk mengungsi dari kota Pripyat dan sekitarnya, meninggalkan rumah, sekolah, dan tempat kerja yang hancur dan lapuk.
Wilayah tersebut, yang dikenal sebagai Zona Eksklusi Chernobyl (CEZ), menjadi tertutup karena menjadi zona radiasi penyebab kanker.
Hingga saat ini, lebih dari 1.000 mil persegi atau sekitar 2.589,99 kilometer persegi wilayah di utara Ukraina dan selatan Belarus tersebut masih terlalu berbahaya untuk dihuni manusia.
Namun, satwa liar seperti serigala, kuda, dan hewan lainnya tampak berkembang biak di kota kosong yang ditinggalkan lebih dari 35 tahun setelah bencana itu.
Seorang peneliti, Cara Love, yang merupakan ahli biologi evolusi dan ekotoksikologi di Universitas Princeton di AS, telah mempelajari bagaimana serigala Chernobyl bertahan hidup meskipun terpapar partikel radioaktif selama beberapa generasi.
Cara Love dan tim peneliti mengunjungi CEZ pada tahun 2014 dan memasang kalung radio pada serigala sehingga pergerakan mereka dapat dipantau.
Ia mengatakan kalung tersebut memberikan pengukuran waktu nyata tentang di mana mereka berada dan berapa banyak paparan radiasi yang mereka terima.
Mereka juga mengambil sampel darah untuk memahami bagaimana tubuh serigala merespons radiasi penyebab kanker.
Love menemukan bahwa serigala Chernobyl terpapar hingga 11,28 millirem radiasi setiap hari sepanjang hidup mereka.
Hal ini menjadikan hewan tersebut terpapar radiasi lebih dari enam kali batas keamanan yang resmi untuk manusia.
Cara Love juga menemukan bahwa serigala memiliki sistem kekebalan tubuh yang berubah. Hal ini mirip dengan pasien kanker yang menjalani perawatan radiasi.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
