
Paramount. (YouTube Paramount Pictures)
JawaPos.com - Puluhan karyawan dari berbagai divisi di Paramount menyuarakan kekecewaan mereka terhadap pimpinan perusahaan. Sekitar 30 karyawan Paramount yang merahasiakan identitasnya menuangkan kekecewaan mereka dalam sebuah surat terbuka.
Dilansir dari Variety (8/10), surat terbuka karyawan Paramount itu ditujukan kepada para petinggi perusahaan, termasuk CEO David Ellison.
Karyawan Paramount mengecam sikap perusahaan yang malah mengutuk aksi boikot Film Workers for Palestine. Film Workers for Palestine merupakan gerakan yang menyerukan boikot terhadap institusi film Israel yang mendukung genosida di Palestina.
Surat tersebut dikirimkan pada 17 September 2025 dan ditindaklanjuti dengan daftar tuntutan pada 1 Oktober setelah dua minggu tanpa tanggapan. Karyawan menilai sikap perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap apartheid dan genosida di Palestina.
“Dengan mengutuk komitmen Film Workers for Palestine, pimpinan Paramount menyelaraskan diri dengan sistem apartheid, penjajahan, dan genosida,” tulis para karyawan dalam surat mereka.
Para karyawan juga menuding Paramount bersikap berat sebelah dengan hanya memproduksi dan mendistribusikan film yang menyoroti perspektif Israel, seperti We Will Dance Again, The Children of October 7, dan As1One.
Paramount malah mengabaikan karya-karya Palestina yang telah meraih pengakuan global seperti dokumenter No Other Land dan seri berita pendek It’s Bisan From Gaza and I’m Still Alive.
“Bagaimana mungkin perusahaan dengan misi ‘mendorong saling pengertian’ justru secara aktif membungkam cerita-cerita dari komunitas terpinggirkan seperti Palestina?” tanya para karyawan.
Dalam surat lanjutan bertanggal 1 Oktober, para karyawan menyampaikan tiga tuntutan utama kepada pimpinan perusahaan:
1. Jaminan perlindungan terhadap karyawan yang menyuarakan penolakan terhadap genosida dan apartheid.
2. Komitmen untuk memproduksi dan menyebarkan konten yang mewakili pengalaman rakyat Palestina dan memperkuat suara Yahudi yang mengkritik kebijakan Israel.
3. Donasi sebesar 1 juta dolar kepada Palestine Children’s Relief Fund, sebagai bentuk keadilan, karena sebelumnya Paramount menyumbangkan jumlah yang sama untuk bantuan kemanusiaan di Israel pada 2023.
Hingga berita ini diturunkan, Paramount belum mengeluarkan tanggapan resmi atas surat dan tuntutan para karyawannya. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
