Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 15.28 WIB

Meta Bakal Rilis Augmented Reality Smart Glasses 'Celeste' yang Harganya Diperkirakan Rp13,1 Juta

Meski sudah menjual sekitar dua juta unit Ray-Ban sejak 2023, Meta jarang menjadi sorotan utama konsumen di pasar kacamata pintar, berbeda dengan pesaing seperti Google Glasses yang kini terpuruk. Namun, unit Hypernova tercatat mengalami kerugian besar.

Dilaporkan pada Juli lalu bahwa divisi Reality Labs Meta membukukan kerugian operasional USD 4,53 miliar pada kuartal kedua, dengan total kerugian mendekati USD 70 miliar sejak akhir 2020.

Kacamata Hypernova juga kemungkinan hadir dengan merek Prada, yang dikenal dengan bingkai tebal sehingga mampu menampung komponen penting perangkat.

Walau Prada belum menanggapi komentar Reuters, analis menilai harga USD 800 jauh lebih mahal dibanding lini Ray-Ban seharga USD 299 atau Oakley yang dibanderol USD 399.

Harga tinggi ini diperkirakan membatasi pasar. “Desainnya agak besar, kurang ramah konsumen, dan cukup mahal, sehingga volumenya rendah,” ujar Jitesh Ubrani, manajer riset International Data Corp.

Ubrani memperkirakan penjualan hanya mencapai beberapa ratus ribu unit, meski langkah ini dapat mendorong lebih banyak pengembang membuat aplikasi pendukung.

Ia menambahkan, “Ini merupakan tahap awal menuju terciptanya headset yang lebih baik untuk pasar massal.”

Sebagai strategi menarik pengembang, Meta juga disebut akan membuka akses kacamata pintar bagi pihak ketiga melalui perangkat lunak baru.

Namun di sisi lain, sejumlah whistleblower menuduh Meta lebih mengutamakan keuntungan ketimbang keselamatan pengguna.

Reuters sebelumnya melaporkan bahwa kebijakan AI Meta sempat mengizinkan chatbot berinteraksi dengan anak-anak dalam percakapan provokatif terkait seks dan ras.

Para whistleblower juga menyebut peneliti Meta diarahkan untuk tidak menyelidiki risiko teknologi realitas virtual terhadap anak-anak, agar perusahaan bisa mengklaim tidak mengetahui dampaknya.

Meta kemudian menyampaikan kepada Reuters bahwa mereka telah menghapus bagian kebijakan yang memperbolehkan chatbot terlibat dalam permainan peran romantis dengan anak-anak. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore