Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 September 2025 | 23.21 WIB

Menlu Turki Sebut Israel sedang Dorong Gagasan 'Israel Raya', Berpotensi Ancam Negara Tetangga

Menlu Turki Hakan Fidan. (Middle East Eye). - Image

Menlu Turki Hakan Fidan. (Middle East Eye).

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menyebut kalau Israel tengah berupaya mewujudkan konsep 'Greater Israel' atau Israel Raya yang melampaui wilayah Palestina dan berpotensi merambah ke negara-negara tetangga seperti Suriah, Lebanon, Yordania, Mesir, bahkan Turki.

Dalam wawancara bersama Al Jazeera, Minggu (14/9), Fidan menilai ekspansi Israel bukan semata-mata soal konflik Palestina, melainkan ambisi geopolitik untuk memperluas wilayah serta melemahkan negara-negara di kawasan.

“Ada dua alasan di balik ekspansionisme Israel. Pertama, memperbesar wilayah demi mewujudkan Greater Israel. Kedua, memastikan negara-negara di sekitar tetap lemah, terpecah, dan tidak efektif,” kata Fidan saat menghadiri KTT darurat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab di Doha, Qatar.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan udara Israel yang menyasar Hamas di Doha pekan lalu. 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dijadwalkan ikut hadir pada puncak pertemuan di Doha, Senin (15/9/2025). Ankara menilai serangan tersebut mempertegas sikap Israel yang mengabaikan hukum internasional.

Isu Greater Israel sendiri kembali mencuat setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bulan lalu secara terbuka menyatakan kedekatannya dengan visi tersebut. 

Dalam wawancara dengan i24 News, Netanyahu ditunjukkan sebuah jimat bergambar 'tanah yang dijanjikan'. Ketika ditanya apakah dirinya terhubung dengan gagasan itu, ia menjawab: “Sangat.”

Konsep “Greater Israel” selama ini dikenal sebagai doktrin ekspansionis yang sering digaungkan kelompok ultranasionalis Israel, mencakup klaim atas sebagian wilayah Suriah, Lebanon, Mesir, hingga Yordania selain Palestina. 

Beberapa pejabat Israel bahkan pernah mengutarakan pandangan lebih jauh. Tahun lalu, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich menyebut Yerusalem “ditakdirkan untuk meluas hingga Damaskus” dan menyinggung rencana Israel memperluas batasnya sampai Irak dan Arab Saudi.

Dengan pernyataan terbaru dari Fidan, Ankara menegaskan bahwa persoalan di Timur Tengah tidak lagi sebatas konflik Israel-Palestina, melainkan menyangkut stabilitas regional dan ancaman langsung terhadap kedaulatan negara-negara tetangga Israel.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore