
Nestory Irankunda merayakan gol pembuka Australia saat mengalahkan Turki 2-0 pada laga Grup D Piala Dunia 2026. (Instagram @socceroos)
JawaPos.com - Nestory Irankunda menjadi man of the match dalam kemenangan Australia atas Turki pada laga Grup D Piala Dunia 2026, Minggu (14/6) pagi WIB. Winger berusia 20 tahun itu mencetak satu gol dan membawa Socceroos meraih tiga poin penting setelah menang 2-0 atas wakil Eropa tersebut.
Kemenangan Australia menjadi salah satu hasil mengejutkan pada pertandingan awal Piala Dunia 2026. Tim asuhan Tony Popovic tampil disiplin sepanjang laga dan mampu memanfaatkan peluang dengan efektif untuk mengamankan kemenangan.
Nestory Irankunda menjadi sosok paling menonjol dalam pertandingan Australia vs Turki berkat kontribusi langsungnya terhadap kemenangan Socceroos. Pemain sayap yang kini memperkuat Watford tersebut mencetak gol pembuka pada menit ke-27 dan terus merepotkan pertahanan lawan sepanjang laga.
Seperti dikutip dari FIFA, penghargaan man of the match diberikan kepada Irankunda setelah penampilannya yang impresif. Gol yang dicetaknya menjadi momentum penting yang mengubah jalannya pertandingan dan meningkatkan kepercayaan diri Australia.
Menurut data Fotmob, Irankunda tampil selama 61 menit sebelum ditarik keluar. Meski tidak bermain penuh, kontribusinya sangat terasa dalam skema serangan Australia yang lebih banyak mengandalkan transisi cepat.
Pemain berusia 20 tahun itu mencatatkan 18 sentuhan sepanjang pertandingan. Tiga di antaranya terjadi di dalam kotak penalti Turki, menunjukkan kemampuannya menemukan ruang berbahaya di area pertahanan lawan.
Australia tampil dengan pendekatan yang cukup konservatif saat menghadapi Turki. Tony Popovic memilih memainkan lima bek untuk meredam agresivitas lawan sekaligus mengandalkan kecepatan pemain sayap saat melakukan serangan balik.
Patrick Beach yang baru berusia 22 tahun dipercaya mengawal gawang menggantikan kiper senior Matthew Ryan. Keputusan tersebut menjadi salah satu kejutan dalam susunan pemain Australia pada laga pembuka mereka di Grup D.
Di lini belakang, Australia menurunkan Jacob Italiano, Alessandro Circati, Harry Souttar, Cameron Burgess, dan Jordan Bos. Formasi tersebut membuat Socceroos memiliki pertahanan yang solid sekaligus memberi keleluasaan kepada pemain sayap untuk menyerang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022