
Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba. (dok. France24)
JawaPos.com – Panggung politik Jepang kembali bergejolak. Perdana Menteri (PM) Shigeru Ishiba, yang baru saja memenangkan pemilihan tahun lalu, secara mengejutkan mengumumkan keputusannya untuk mengundurkan diri pada Minggu sore (7/9).
Keputusan ini sontak memicu ketidakpastian di dalam tubuh partai berkuasa, Partai Liberal Demokrat (LDP), dan membuka babak baru dalam perebutan kekuasaan di negara dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia tersebut.
Langkah dramatis Ishiba ini disebut-sebut sebagai puncak dari dua tekanan besar yang menggerogoti pemerintahannya, yakni perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) dan pertaruhan politik domestik yang berakhir menjadi bumerang.
Tidak Langsung Mundur, Siapkan Transisi Kekuasaan
Menurut laporan dari Reuters dan NHK, pengunduran diri Shigeru Ishiba tidak akan terjadi secara serta-merta.
Dalam sebuah langkah yang diperhitungkan untuk menjaga stabilitas, Ishiba telah memerintahkan partainya, LDP, untuk segera menyelenggarakan pemilihan darurat guna mencari penggantinya.
Ia menegaskan, baru akan secara resmi meletakkan jabatannya setelah ketua partai dan perdana menteri yang baru terpilih.
Langkah ini memastikan tidak akan ada kekosongan kekuasaan di tengah tantangan ekonomi dan politik yang sedang dihadapi Jepang.
Bumerang Kebijakan: Dua Kesalahan Fatal Ishiba
Keputusan Ishiba untuk mundur didasari oleh dua faktor utama yang secara signifikan melemahkan posisinya.
Pertama, tekanan ekonomi dari AS. Salah satu program unggulan Ishiba saat awal dilantik adalah menekan biaya hidup masyarakat Jepang.
Namun, target ini langsung diganggu oleh kebijakan tarif impor yang diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump. Jepang dikenai tarif impor sebesar 24 persen, dengan sektor otomotif yang vital bahkan dikenai tarif khusus 27,5 persen.
Meskipun Ishiba berhasil bernegosiasi dan menekan tarif tersebut hingga tersisa 15 persen, kemenangan itu harus dibayar mahal. Beberapa hari sebelum pengunduran dirinya,
Jepang harus menyetujui kesepakatan untuk mengimpor lebih banyak beras dan pesawat dari AS sebagai ganjarannya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
