
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung. (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Presiden Donald Trump bertemu dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung pada Senin (25/8) waktu setempat. Selain membicarakan soal kerjasama dua negara, Trump juga menuturkan akan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Dilansir dari CNN, Selasa (26/8), dalam pertemuan itu Lee meminta Trump untuk membantu mewujudkan perdamaian antara Korea Utara dan negaranya. Dia mengklaim bahwa situasi telah lebih stabil selama masa jabatan pertama Trump. Lee menyebut Trump adalah presiden pertama yang begitu tertarik pada isu-isu perdamaian dunia.
"Jadi, saya harap Anda akan mewujudkan perdamaian di Semenanjung Korea dan bertemu dengan Kim Jong Un," ungkapnya.
Lee juga berjanji akan secara aktif mendukung Trump yang ingin membawa pesan perdamaian. Dia yakin Trump adalah satu-satunya orang yang benar-benar dapat menyelesaikan ketegangan antara Korea Utara dan Korea Selatan.
Pertemuan Lee merupakan ujian besar bagi pemimpin baru Korea Selatan itu. Sebab hubungan perdagangan dan militer menghadapi tekanan dari kebijakan 'America First' ala Trump.
Lee bertemu Trump dengan mengajak sekelompok CEO dan pemimpin bisnis dari sejumlah perusahaan terkemuka Korea Selatan. Hasilnya, mereka mengumumkan serangkaian investasi. Korean Air mengatakan pihaknya bermaksud membeli 103 pesawat dari Boeing, bersama dengan mesin dan program pemeliharaan dari GE Aerospace dan CFM International.
Sementara itu, Hyundai Motor Group mengatakan akan meningkatkan investasinya di Amerika Serikat dari rencana sebelumnya USD 21 miliar menjadi USD 26 miliar. Jika Trump jadi bertemu Kim, ini bukan kejadian pertama.
Trump bahkan menyebut akrab dengan Kim. Bahkan dia mengaku kenal Kim dari siapapun. "Dia sangat baik kepada saya," kata Trump.
Sementara itu, awal tahun ini dan tahun lalu, Presiden Korea Utara Kim Jong Un dan saudara perempuannya Kim Yo Jong telah bersumpah untuk mempertahankan persenjataan nuklir Korea Utara. Mereka juga menyebut akan menghancurkan Korea Selatan dengan senjata nuklir jika Pyongyang diserang. Korea Utara sekarang mampu memproduksi 10 hingga 20 senjata nuklir per tahun.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
