Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 03.56 WIB

Warren Buffett Jual Saham Apple dan Justru Borong Saham UnitedHealth yang Sedang Terpuruk

Warren Buffett

JawaPos.com - Warren Buffett dan tim investor Berkshire Hathaway baru-baru ini melanjutkan tren mengurangi kepemilikan mereka pada saham Apple dan Bank of America.

Apple adalah kepemilikan utama Berkshire, sementara Bank of America adalah kepemilikan terbesar ketiga konglomerat besar tersebut.

Pembelian terbesar Berkshire pada kuartal tersebut melibatkan saham asuransi kesehatan yang sedang terpuruk.

Media The Motley Fool menyebut, Berkshire Hathaway baru-baru ini mengajukan formulir 13F pada kuartal kedua, mengungkapkan kepemilikan sahamnya pada akhir Juni.

Pada kuartal kedua, Berkshire terus mengurangi posisi terbesarnya, Apple (AAPL -0,54%), dan kepemilikan terbesarnya ketiga, Bank of America (BAC -0,24%).

Pada kuartal tersebut, Berkshire menjual 7 persen sahamnya di Apple dan 4 persen sahamnya di Bank of America.

Selama setahun terakhir, Berkshire telah mengurangi kepemilikannya di Apple sebesar 30 persen dan di Bank of America sebesar 41 persen.

Meskipun pasar saham sedang naik selama lebih dari 2,5 tahun, Berkshire telah berjalan dengan konservatif.

Mereka menimbun ratusan miliar dolar dalam bentuk kas dan setara kas. Bahkan, menjual lebih banyak saham daripada yang dibeli.

Juga baru-baru ini menolak pembelian kembali (buyback) saham. Mengingat valuasi yang tinggi dan kenaikan besar pasar saham, banyak investor hanya berpikir bahwa Buffett dan timnya tidak melihat peluang yang menarik.

Ada juga pembicaraan bahwa Berkshire tetap konservatif untuk mempersiapkan transisi besar yang akan membuat Buffett mundur sebagai CEO tetapi tetap mempertahankan perannya sebagai ketua dewan direktur.

Veteran lama Berkshire, Greg Abel, akan menggantikan posisi Buffett. Saham Berkshire memulai tahun ini dengan sangat baik, tetapi terpuruk sejak pengumuman transisi.

Apple telah berurusan dengan masalah terkait tarif sepanjang tahun. Buffett dan Berkshire mungkin telah memperkirakan hal ini begitu Presiden Donald Trump memenangkan pemilihan, yang mendorong mereka untuk mengurangi posisi mereka.

Jika Berkshire khawatir tentang ekonomi, mungkin mengurangi sebagian kepemilikan bank mereka juga masuk akal, karena bank biasanya bersifat cyclical (saham perusahaan yang pendapatannya sangat tergantung dengan kondisi makroekonomi).

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore