Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Agustus 2025 | 17.47 WIB

Tiongkok Dorong Konsumsi Produk Pertanian Berkualitas, Targetkan Pasar Domestik dan Global Sekaligus

Pekerja mengemas bibit sayuran di sebuah pertanian rumah kaca di Distrik Daxing, Beijing, Tiongkok, dalam tur media yang diselenggarakan untuk menunjukkan inovasi pertanian lokal. (Reuters) - Image

Pekerja mengemas bibit sayuran di sebuah pertanian rumah kaca di Distrik Daxing, Beijing, Tiongkok, dalam tur media yang diselenggarakan untuk menunjukkan inovasi pertanian lokal. (Reuters)

JawaPos.com — Pemerintah Tiongok pada Minggu (27/7) mengumumkan pedoman baru untuk meningkatkan konsumsi produk pertanian dalam negeri, sebagai bagian dari strategi besar untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan, dan memenuhi permintaan konsumen yang semakin beragam.

Dilansir dari Reuters, Jumat (1/8/2025), Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan Tiongkok menyatakan bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk “mengoptimalkan produk hijau dan berkualitas tinggi guna memenuhi kebutuhan konsumen yang bertingkat-tingkat.” Inisiatif ini dikeluarkan secara bersama-sama oleh sepuluh kementerian, termasuk Kementerian Perdagangan dan Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi.

Dalam pedoman itu, pemerintah Tiongkok menekankan pentingnya memperbaiki standar produk organik, hijau, dan indikasi geografis serta memperkuat sistem sertifikasi mutu.

“Kami akan mendorong penilaian kualitas dan sistem pengelompokan, mengembangkan produk olahan inovatif, serta mempromosikan makanan khas daerah,” demikian isi dokumen resmi tersebut.

Masih menurut Reuters, langkah ini juga mencakup reformasi sistem distribusi produk pertanian, dengan menitikberatkan pada penyelarasan antara produksi, pasokan, dan pemasaran. Pemerintah akan memperluas kanal penjualan luring melalui festival, pameran, serta mendorong pemanfaatan e-commerce dan kerja sama antarwilayah.

Lebih lanjut, dalam kutipan resmi, kementerian menyatakan bahwa “upaya akan dilakukan untuk mendorong integrasi antara pertanian, budaya, dan pariwisata, menciptakan ruang konsumsi baru dan menstimulasi sinergi antara pasar domestik dan internasional.”

Dikutip dari EconoTimes, Jumat (1/8/2025), kebijakan ini sejalan dengan target nasional Tiongkok untuk mencapai puncak emisi karbon pada 2030 dan netralitas karbon pada 2060. Pemerintah mendukung adopsi teknologi pertanian ramah lingkungan, peningkatan efisiensi sumber daya, dan pengurangan polusi pertanian.

“Strategi ini tidak hanya soal ekonomi, tapi juga komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan,” tulis EconoTimes.

Menurut analis industri, kebijakan ini diyakini akan meningkatkan permintaan terhadap produk organik dan hasil pertanian khas daerah, sekaligus membuka peluang bagi eksportir global yang menargetkan konsumen Tiongkok. Sebagai salah satu pasar pertanian terbesar di dunia, setiap perubahan kebijakan di Beijing berpotensi mengubah arus perdagangan global.

Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong petani untuk menerapkan metode produksi ramah lingkungan yang akan mendukung pertumbuhan jangka panjang dan menjamin keamanan pangan nasional. Kebutuhan masyarakat akan produk pertanian premium kini meningkat seiring kenaikan pendapatan dan kesadaran terhadap kesehatan.

Dengan mengedepankan kualitas dan keberlanjutan, kebijakan terbaru ini menunjukkan komitmen Beijing untuk mentransformasi sektor pertanian sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus pelindung lingkungan. Pemerintah berharap kebijakan ini dapat mendorong konsumsi dalam negeri secara signifikan, sekaligus memperkuat posisi Tiongkok dalam rantai pasok pangan global.

Langkah ini juga mencerminkan dorongan untuk menyesuaikan industri pertanian dengan tren pasar modern, seperti preferensi terhadap produk berlabel organik, bebas pestisida, dan ramah lingkungan. Dengan demikian, kebijakan ini menandai tahap baru dalam reformasi sektor pertanian Tiongkok yang makin menekankan inovasi, efisiensi, dan kelestarian. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore