Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Juli 2025 | 04.28 WIB

Diserang Hacker Pro-Ukraina, Maskpai Rusia Batalkan Puluhan Penerbangan

Ilustrasi hacker memberi tips keamanan siber. (Freepik) - Image

Ilustrasi hacker memberi tips keamanan siber. (Freepik)

JawaPos.com – Maskapai Aeroflot harus membatalkan puluhan penerbangannya pada Senin (28/7). Hal ini karena ada peretasan pada sistem teknologi informasi di maskapai itu. Peretas yang mengaku pro-Ukraina mengklaim kejadian ini karena ulahnya. 

Dilansir dari NBC News, Selasa (29/7), maskapai tersebut menyatakan telah membatalkan lebih dari 40 penerbangan. Sebagian besar melakukan penerbangan di domestik Rusia. 

Penumpang sempat marah dan melampiaskan lewat media sosialnya. Salah satunya adalah Melena Ashi yang mengaku tak dapat kejelasan penerbangan. "Saya sudah duduk di bandara Volgograd sejak pukul 3.30!!!!! Penerbangannya telah dijadwalkan ulang untuk ketiga kalinya!!!!!! Kali ini dijadwalkan ulang sekitar pukul 14.50, dan seharusnya berangkat pukul 5.00!!!," tulisnya di media sosial. 

Sementara itu, BBC menuliskan kelompok peretas Silent Crow mengatakan pihaknya melakukan serangan dengan bantuan kelompok Belarusia Cyberpartisans. Klaim itu dinyatakan Silent Crow lewat Telegram. "Operasi yang berkepanjangan dan berskala besar telah menghancurkan sistem TI Aeroflot," tulis mereka.

Tak hanya itu, Silent Crow juga mengancam akan merilis data pribadi semua warga Rusia yang pernah terbang dengan Aeroflot. Kelompok Cyberpartisans Belarusia melalui websitenya menyatakan membantu Ukraina dalam perjuangan mereka melawan penjajah.

Aeroflot yang merupakan maskapai penerbangan terbesar di Rusia merupakan wujud dari perlawanan itu. Kantor kejaksaan Rusia mengonfirmasi kejadian itu. Mereka mendetilkan yang terjadi adalah kegagalan dalam pengoperasian sistem informasi Aeroflot akibat serangan peretas. Mereka juga menyatakan penyelidikan kriminal telah dimulai. 

Sementara itu Meduza.io mengatakan ada kemungkinan Aeroflot telah kehilangan sedikitnya 250 juta rubel atau sekitar USD 3 juta karena peretasan tersebut.  Setiap penerbangan yang dibatalkan merugikan maskapai rata-rata 2,4 juta rubel atau USD 29.500.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore