Pesawat Angara Airlines (Angara Angara/Facebook)
JawaPos.com - Pesawat penumpang jenis An-24 milik Angara Airlines jatuh dan terbakar di wilayah terpencil Amur, Timur Jauh Rusia. Insiden ini menewaskan seluruh penumpang, termasuk lima anak-anak.
Dilansir dari Daily Mail (24/7), pesawat twin turboprop An-24 buatan era Soviet ini jatuh saat hendak mendarat di Bandara Tynda. Pesawat lepas landas dari Khabarovsk, transit di Blagoveshchensk, lalu melanjutkan penerbangan ke Tynda.
Saat kejadian, cuaca dilaporkan buruk dan pesawat dikelilingi medan berat berupa hutan lebat dan pegunungan.
Pesawat dikabarkan sempat melakukan pendekatan kedua (second approach) untuk mendarat sebelum akhirnya hilang dari radar. Hal ini diungkap oleh Kantor Kejaksaan Transportasi Rusia yang menyebut bahwa pesawat jatuh sekitar 15 kilometer di selatan Tynda.
Dilansir dari AP News, jumlah korban jiwa dilaporkan mencapai 49 orang, terdiri dari 43 penumpang (termasuk 5 anak-anak) dan 6 awak kabin.
Namun, Kementerian Situasi Darurat Rusia mencatat total orang di dalam pesawat adalah 48 orang dan hingga saat ini belum ada penjelasan resmi atas selisih data tersebut.
Badan pesawat yang hangus ditemukan oleh helikopter Mi-8 di lereng gunung. Video dari petugas darurat menunjukkan puing-puing pesawat terbakar di antara pepohonan dengan kepulan asap tebal.
Laporan awal dari tim evakuasi mengungkapkan bahwa tidak ditemukan korban selamat dari udara.
Gubernur Amur, Vasily Orlov, mengonfirmasi bahwa tim penyelamat dan ambulans udara telah dikerahkan. Namun, medan terjal membuat helikopter sulit mendarat.
Orlov juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sembari menyatakan bahwa hotline bagi keluarga korban telah dibuka.
"Seluruh kekuatan dan sumber daya yang diperlukan telah dikerahkan untuk mencari pesawat. Saya mohon agar Anda tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi."
Pesawat An-24 yang mengalami kecelakaan diketahui diproduksi hampir 50 tahun lalu dan baru diperpanjang masa kelaikan terbangnya hingga tahun 2036. Beberapa media Rusia bahkan melacak usia pesawat ini dari nomor ekor (tail number) yang tercatat.
Penyelidikan resmi telah dibuka atas dugaan pelanggaran keselamatan penerbangan yang menyebabkan kematian massal, sesuai prosedur standar dalam kecelakaan udara di Rusia

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
