Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Juli 2025 | 19.27 WIB

4 Orang Meninggal, 1 Orang Hilang, Ribuan Mengungsi Setelah Tiga Hari Hujan Deras Mengguyur Korsel

Lantai sebuah pabrik di Kota Gwangju, Korea Selatan runtuh akibat curah hujan (Dok. Yonhap)

JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur Korea Selatan selama tiga hari telah menyebabkan empat orang meninggal, satu orang hilang dan lebih dari 5.000 orang dievakuasi per 18 Juli. Otoritas cuaca Korea Selatan memperingatkan potensi hujan deras di seluruh negeri.

Menurut Markas Besar Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Pusat, sebagian besar korban jiwa dilaporkan di provinsi Chungcheong Selatan, akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tengah dan selatan negara itu.

Satu orang ditemukan mengalami henti jantung di dalam kendaraan yang terendam banjir di jalan Seosan, provinsi Chungcheong Selatan.

Menurut pihak berwenang, pria itu dibawa ke rumah sakit terdekat namun akhirnya meninggal dunia.

Seorang pria lanjut usia berusia 80-an ditemukan tewas di ruang bawah tanah rumahnya, dan dinding penahan runtuh menimpa kendaraan yang sedang bergerak, menewaskan pengemudinya. Satu korban lainnya ditemukan tewas di sungai.

Pencarian sedang dilakukan untuk menemukan orang hilang di kota Gwangju, di bagian barat daya, setelah pihak berwenang menerima laporan sekitar pukul 22.18 malam hari Kamis (17/7), bahwa orang tersebut telah tersapu arus sungai di dekat jembatan.

Hingga pukul 6 pagi hari Jumat, 5.192 orang dari 13 kota dan provinsi telah mengungsi dari rumah mereka karena alasan keamanan.

Sebanyak 496 kasus kerusakan properti publik, dan 276 kasus kerusakan properti pribadi telah dilaporkan, termasuk 328 kasus jalan yang terendam banjir serta 30 kasus tanggul sungai yang jebol.

Dua rute feri penumpang ditangguhkan, dan sebagian layanan kereta api di tujuh jalur utama dihentikan.

Dikutip dari Korea Times, total 45 pemadaman listrik dilaporkan, 36 di antaranya telah pulih hingga Jumat pagi, sementara penanganan untuk sembilan sisanya masih berlangsung.

Pada hari Kamis, pemerintah menaikkan peringatan bencana terkait cuaca ke level tertinggi, yaitu 'serius' sebagai tanggapan atas meningkatnya kerusakan akibat hujan deras yang terus berlanjut.

Markas Besar juga mengaktifkan tahap tertinggi sistem tanggap daruratnya, memobilisasi semua kementerian dan lembaga pemerintah terkait untuk tanggap bencana skala penuh.

Badan Meteorologi Korea memperkirakan hujan tambahan 100 hingga 200 mm mulai Kamis hingga Jumat untuk kota-kota selatan Gwangju, Busan, dan Ulsan, serta 50 hingga 150 mm untuk wilayah Chungcheong Tengah, provinsi Jeolla Utara, Daegu, dan provinsi Gyeongsang Utara.

Baca Juga: Gelombang Pembunuhan Anak oleh Orang Tua di Korea Selatan yang Kekurangan Uang Memicu Kekhawatiran

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore