
Kamp tenda bagi warga Palestina yang mengungsi membentang di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di bagian barat Kota Gaza, Sabtu (21/6/2025).
JawaPos.com - Upaya perdamaian di Gaza kembali memasuki babak krusial. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengklaim bahwa Israel telah menyetujui 'syarat-syarat penting' untuk menghentikan perang melalui gencatan senjata selama 60 hari. Namun, klaim itu belum mendapat konfirmasi resmi dari pemerintah Israel.
Melalui platform media sosialnya, Truth Social, Trump menyatakan AS siap bekerja sama dengan semua pihak untuk mengakhiri konflik. Ia juga mendesak Hamas agar menerima kesepakatan ini, sembari memperingatkan, "Kesempatan ini tidak akan lebih baik, hanya akan semakin buruk".
Di pihak lain, Hamas mengisyaratkan kesediaan untuk menerima proposal gencatan senjata, asalkan benar-benar mengarah pada berakhirnya perang. Seorang pejabat Hamas mengatakan kepada BBC bahwa kelompoknya 'siap dan serius' untuk mencapai kesepakatan damai jika persyaratannya mencakup penghentian agresi, penarikan pasukan Israel, dan bantuan kemanusiaan mendesak untuk warga Gaza.
Namun, seorang pejabat Palestina yang terlibat dalam negosiasi menyebut bahwa usulan terbaru ini tidak jauh berbeda dari proposal bulan Juni yang sebelumnya ditolak Hamas. "Masalah-masalah utama tetap belum terselesaikan," ujarnya, menyinggung proses perundingan yang kini dimediasi oleh Qatar dan Mesir, dikutip Jumat (4/7).
Di dalam negeri, tekanan terhadap pemerintah Israel juga semakin meningkat. Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar menyebut bahwa mayoritas kabinet mendukung kerangka kesepakatan demi pembebasan sandera.
Saat ini, sekitar 50 orang masih disandera di Gaza, dengan lebih dari 20 di antaranya diyakini masih hidup. Gelombang protes masyarakat Israel yang menuntut akhir perang dan pembebasan sandera terus terjadi.
Namun, menurut survei terbaru dari Israel Democracy Institute, meski mayoritas warga ingin perang dihentikan, kepercayaan publik terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tetap rendah. Netanyahu selama ini bersikukuh pada narasi 'kemenangan total' atas Hamas sebelum mau mengakhiri perang, dan belum jelas apakah sikap itu kini mulai melunak.
Selain itu, sumber-sumber yang dekat dengan Hamas menyatakan bahwa belum ada proposal baru dari mediator. Upaya mediasi saat ini hanya sebatas 'daur ulang' dari kerangka lama yang diusulkan utusan khusus AS, Steve Witkoff.
Draft terbaru tidak mencakup jaminan berakhirnya perang secara permanen maupun penarikan militer Israel ke posisi sebelum 19 Januari, dua syarat penting bagi pihak Palestina. Trump sendiri dijadwalkan bertemu Netanyahu pekan depan. Ia mengatakan akan 'bersikap tegas' dalam pertemuan tersebut dan meyakini bahwa Netanyahu juga ingin mengakhiri konflik.
"Saya rasa kita akan mencapai kesepakatan minggu depan," ujarnya optimistis.
Bagi Hamas, tanpa jaminan penghentian permanen perang, kesepakatan gencatan senjata bisa jadi hanya akan menjadi jeda sebelum Israel kembali melanjutkan serangan. Permintaan Hamas akan penarikan sebagian pasukan Israel dari Gaza selama masa gencatan senjata juga masih belum terpenuhi.
Sementara itu, tekanan dari dunia internasional terus meningkat. Komunitas global mendesak dimulainya kembali distribusi bantuan kemanusiaan secara penuh ke Gaza di bawah pengawasan PBB.
Meski tanda-tanda ke arah gencatan senjata mulai muncul, masih banyak ganjalan yang membuat kesepakatan belum bisa dicapai. Pertanyaan besarnya kini: apakah semua pihak siap membuat konsesi penting demi menghentikan penderitaan jutaan warga sipil?

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
