
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (X.com/@IsraeliPM)
JawaPos.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa negaranya hampir mencapai tujuan dalam operasi militer terhadap Iran. Dia mengklaim telah menghancurkan sebagian besar program rudal balistik dan fasilitas nuklir Teheran.
Berbicara dalam konferensi pers Minggu malam (22/6), Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan terlibat dalam perang jangka panjang dengan Iran. Namun, juga tidak akan mengakhiri operasi sebelum seluruh target strategis tercapai. “Kami sedang mendorong mereka mundur, kami menghapus ancaman,” ujar Netanyahu seperti dilansir dari The Times of Israel. Dia menyebut bahwa Amerika Serikat telah memberikan kerusakan serius terhadap situs nuklir Fordo milik Iran.
Netanyahu menambahkan bahwa operasi ini ditujukan untuk mengatasi dua ancaman utama terhadap eksistensi Israel, yakni ancaman nuklir dan rudal balistik. “Kami sangat dekat untuk pencapaian tujuan tersebut,” katanya.
Dia juga mengungkapkan bahwa Israel memiliki informasi intelijen penting mengenai 400 kilogram uranium yang telah diperkaya Iran hingga level 60 persen. Namun enggan memberikan rincian lebih lanjut.
Netanyahu mengatakan keputusan Israel melancarkan serangan dimulai pada 13 Juni dipicu oleh percepatan program nuklir Iran. Menurutnya percepatan ini setelah pembunuhan pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah September 2024. Hizbullah, yang selama ini menjadi proksi utama Teheran. Namun telah dilemahkan dalam konflik berkepanjangan di Lebanon selatan.
Netanyahu juga menyebut bahwa Iran berencana memproduksi hingga 300 rudal balistik per bulan. Namun lebih dari separuh peluncur rudal Iran telah dihancurkan dalam 10 hari terakhir.
Netanyahu mengatakan telah menyampaikan kekhawatiran tersebut kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dia mengklaim Trump memahami dan mendukung tindakan Israel. “Dia mengerti kebutuhan kami untuk bertindak, dan saya yakin ia akan melakukan hal yang benar,” ujarnya.
Terkait konflik di Gaza yang telah memasuki bulan ke-20, Netanyahu mengatakan bahwa operasi militer di Iran akan mempercepat pencapaian tujuan Israel di Jalur Gaza. “Tanpa dukungan Iran, semuanya runtuh,” katanya.
“Perang ini bisa berakhir besok, jika Hamas menyerah, meletakkan senjata, dan membebaskan seluruh sandera,” bebernya. Saat ini, kelompok bersenjata Palestina di Gaza masih menahan 50 sandera, termasuk 49 dari 251 orang yang diculik dalam serangan 7 Oktober 2023 serta jenazah seorang tentara yang tewas pada 2014.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
