Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Mei 2025 | 04.42 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke 2 Pelabuhan Strategis di Yaman, Konflik Semakin Meluas

Aksi unjuk rasa di ibu kota Yaman bertujuan untuk solidaritas dengan Palestina pada 16 Mei 2025. (Mohammed Huwais/AFP)

JawaPos.com - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel meluncurkan serangan udara ke dua pelabuhan utama di Yaman pada Jumat, 16 Mei 2025. 

Serangan ini menargetkan pelabuhan Hodeidah dan as-Salif, yang diklaim Israel digunakan oleh kelompok Houthi untuk mengirimkan senjata. 

Houthi sendiri merupakan kelompok bersenjata Syiah yang berasal dari Yaman Utara yang terbentuk karena menuntut perlindungan atas hak-hak minoritas Syiah di Yaman.

Dalam beberapa waktu terakhir, terutama sejak pecahnya perang Gaza pada Oktober 2023, Houthi mulai memainkan peranan yang lebih aktif dalam konflik tersebut dengan menjadikan Israel sebagai musuh langsung. 

Dikutip JawaPos melalui laman Al Jazeera, pada serangan 16 Mei ini, Israel menyebut infrastruktur yang telah dihancurkan timnya tersebut merupakan bagian dari “basis teroris” milik kelompok Houthi.

Aksi ini terjadi hanya beberapa hari setelah Houthi menyetujui gencatan senjata dengan Amerika Serikat, yang mencakup penghentian serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah. 

Namun, kesepakatan itu tak melibatkan Israel, yang menyatakan tetap berhak membela diri dari serangan lintas batas.

Kementerian Pertahanan Israel menyebut bahwa beberapa rudal telah ditembakkan dari wilayah Yaman ke arah Israel minggu ini, meski berhasil dicegat di udara. 

Menanggapi hal ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Jumat bahwa serangan tersebut adalah "baru permulaan", dan menyebut Houthi sebagai "hanya alat", serta menuduh Iran "berada di belakang mereka".

Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, secara tegas menyampaikan bahwa pemimpin Houthi, Abdel-Malik al-Houthi, akan menjadi target selanjutnya jika serangan terhadap Israel berlanjut. 

Ia menyamakan al-Houthi dengan sejumlah tokoh lain yang telah menjadi sasaran militer Israel dalam konflik yang tengah berlangsung, termasuk komandan Hamas dan pemimpin Hizbullah.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore