
Paus Leo XIV memimpin Misa perdananya bersama para kardinal di Kapel Sistina. (People.com)
JawaPos.com – Paus Leo XIV langsung memimpin misa pertamanya sebagai paus di Kapel Sistina, Vatikan, Jumat (9/5) waktu setempat. Khotbah atau homili pertamanya menjadi salah satu bagian penting dalam misa Katolik.
Homili itu terjadi kurang dari 24 jam usai ia terpilih menjadi pemimpin tertinggi umat Katolik di dunia. Leo memulai homilinya dalam bahasa Inggris, sebelum beralih ke bahasa Italia. Dalam bahasa Inggris, ia mengutip kata-kata dari Mazmur.
“Saya akan menyanyikan lagu baru untuk Tuhan karena ia telah melakukan keajaiban. Bersama kita semua, saudara-saudara kardinal, saat kita merayakannya pagi ini, saya mengajak anda untuk menyadari keajaiban yang telah Tuhan lakukan, berkat-berkat yang terus Tuhan limpahkan kepada kita semua,” jelasnya, dilansir dari The Guardian.
Tokoh 69 tahun itu lantas menyampaikan homili menggunakan bahasa Italia. Dia membaca kutipan Santo Petrus, salah satu murid Yesus, yang ada dalam Kitab Matius.
Homili pada misa perdana merupakan momen penting dan bersejarah. Sebab, homili perdana biasanya digunakan oleh paus terpilih untuk menunjukkan prioritas kepemimpinan dan pelayanan ke depan.
Homili Paus Leo XIV tampaknya menunjukkan komitmennya untuk mengikuti jalan pandahulunya, Paus Fransiskus.
Beralih ke bahasa Italia, Bapa Suci berharap agar gereja dapat menerangi malam-malam gelap di dunia ini. Ia menyebut akan menjadi pengikut setia gereja.
Menurut dia, gereja juga harus dinilai berdasarkan kekudusan para anggotanya, bukan kemegahan bangunannya. Kesederhanaan serupa juga selalu ditanamkan oleh Fransiskus semasa hidupnya.
Pria bernama lahir Robert Francis Prevost itu turut mengajak para kardinal untuk berjalan bersama dalam misi mewartakan Injil. Saat mengacu pada penginjilan, Leo berkata ada banyak situasi di mana keimanan dianggap seolah tidak masuk akal dan tidak cerdas.
Dia turut menyoroti pentingnya misi bagi gereja agar hadir di tempat-tempat yang mengalami kekurangan iman, terutama di tengah ingar bingar kesenangan dunia.
Hal itu merujuk pada situasi di mana kondisi lain lebih disukai, seperti teknologi, uang, kesuksesan, kekuasaan, atau kesenangan.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
