
Pangeran Harry yang mengungkapkan keinginannya untuk berdamai dengan keluarga kerajaan usai kalah dalam gugatan hukum soal keamanan. (The Guardian)
JawaPos.com – Pangeran Harry kembali menjadi sorotan setelah menyatakan keinginannya untuk berdamai dengan keluarga Kerajaan Inggris, meski harus menghadapi kenyataan pahit tidak bisa kembali ke Inggris secara aman bersama istri dan anak-anaknya.
Hal ini menyusul kekalahannya dalam gugatan hukum terkait pengamanan pribadi yang ia ajukan terhadap pemerintah Inggris. Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama BBC, Harry mengungkapkan bahwa ayahnya, Raja Charles III, menolak untuk berbicara dengannya karena masalah keamanan yang belum terselesaikan.
Ia menyebut bahwa isu ini telah menjadi penghalang utama rekonsiliasi keluarganya, di tengah kondisi kesehatan Raja Charles yang sedang berjuang melawan kanker.
Dilansir dari The Guardian, Minggu (4/5/2025), Harry menyebut situasinya saat ini membuatnya mustahil kembali ke Inggris secara aman.
"Untuk saat ini, mustahil bagi saya untuk membawa keluarga saya kembali ke Inggris dengan aman," ujarnya dari California, tempat ia kini menetap.
"Saya tidak bisa membayangkan situasi di mana saya membawa istri dan anak-anak saya ke Inggris dalam kondisi seperti sekarang," sambungnya.
Ia menambahkan, "Saya mencintai negara saya. Saya selalu mencintainya, meskipun ada sebagian orang di negara itu yang melakukan hal-hal menyakitkan. Saya merindukan Inggris. Dan sungguh menyedihkan saya tidak bisa memperkenalkan tanah air saya kepada anak-anak saya."
Harry sebelumnya menggugat pemerintah Inggris setelah status pengamanan kerajaan yang ia miliki dicabut sejak dirinya dan Meghan Markle mengundurkan diri dari tugas kerajaan pada 2020. Ia menolak tawaran perlindungan yang disebut "bespoke" karena menurutnya tidak memenuhi standar.
Ia juga menuding Komite Eksekutif Perlindungan Tokoh Kerajaan dan Publik (Ravec) telah melanggar prosedur dengan tidak menyelenggarakan sidang manajemen risiko terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.
Harry percaya bahwa Raja Charles memiliki peran penting dalam penyelesaian isu ini, meski ia tidak secara langsung memintanya untuk campur tangan.
"Saya hanya bisa kembali ke Inggris jika diundang. Dan ada banyak kendali di tangan ayah saya. Semua ini bisa selesai, bukan dengan beliau campur tangan, tapi dengan membiarkan para ahli menjalankan tugasnya dan menyelenggarakan sidang risiko itu," jelasnya.
Namun, berdasarkan sistem konstitusional Inggris, campur tangan Raja dalam keputusan yang sedang ditinjau pengadilan dianggap tidak sesuai. Putusan pengadilan pada Jumat lalu menegaskan bahwa ketua Ravec merupakan penentu akhir dalam pemberian keamanan, dan rumah tangga kerajaan hanya memberikan masukan administratif, bukan keputusan.
Harry juga secara terbuka meminta Perdana Menteri Inggris Keir Starmer serta Menteri Dalam Negeri Yvette Cooper untuk meninjau kembali struktur dan keanggotaan Ravec.
"Pemerintahan sekarang berbeda dengan pemerintahan saat keputusan ini dibuat. Saya diberitahu oleh orang-orang yang mengetahui fakta bahwa ini semacam konspirasi sistemik lama. Dan memang seperti itulah rasanya," katanya.
Ketika ditanya apakah perdana menteri seharusnya ikut campur, Harry menjawab, "Ya, saya akan meminta perdana menteri untuk turun tangan. Saya juga meminta Yvette Cooper untuk meninjau kembali Ravec dan anggotanya, karena jika ini badan ahli, lalu apa peran rumah tangga kerajaan jika bukan untuk memengaruhi dan menentukan keputusan bagi anggota keluarganya?"

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
