
Pesawat pemadaman kebakaran di sekitar Altadena, California. (CNBC/Benjamin Fanjoy/Bloomberg via Getty Images)
JawaPos.com - Kebakaran hutan yang terus melanda California menyebabkan fenomena unik di langit, yaitu turunnya asap berwarna merah muda. Pemandangan ini menjadi viral di media sosial, membuat banyak orang bertanya-tanya mengenai asal-usul dan fungsinya.
Dilansir dari New York Post, kebakaran yang diperparah oleh angin Santa Ana ini telah merenggut lebih dari 25 nyawa dan menghanguskan sekitar 40.000 hektar lahan di Los Angeles. Kebakaran terbesar, yakni Kebakaran Palisades, baru bisa dikendalikan 19% pada Rabu (15/1), meskipun sudah berlangsung lebih dari seminggu.
Asap merah muda yang terlihat di berbagai wilayah sebenarnya berasal dari zat penghambat api yang disemprotkan oleh pesawat pemadam kebakaran. Pewarna ini berfungsi sebagai penanda agar petugas dapat melihat dengan jelas garis penghambat api di wilayah terdampak.
Dilaporkan oleh NBC, zat ini dikenal sebagai Phos-Chek, campuran air, amonium fosfat—bahan yang umum ditemukan dalam pupuk—dan pewarna merah muda. Zat ini diproduksi oleh Perimeter Solutions dan digunakan oleh Layanan Hutan AS serta Cal Fire. Neptune Aviation, salah satu perusahaan pengangkut bahan ini, telah melakukan lebih dari 90 misi dengan mengirimkan lebih dari 280.000 galon Phos-Chek untuk membantu mengendalikan kebakaran di California Selatan.
Phos-Chek bekerja dengan cara melapisi tanaman dan bahan mudah terbakar lainnya, sehingga menghambat oksigen yang diperlukan api untuk menyebar. Senyawa dalam Phos-Chek juga mengubah cara bahan bakar terbakar, sehingga memperlambat intensitas api dan mencegah kebakaran semakin meluas.
Namun, penggunaan penghambat api ini juga menuai kekhawatiran. Studi terbaru yang diterbitkan pada 2024 menemukan bahwa beberapa produk penghambat api lama mengandung logam beracun seperti timbal dan arsenik. Namun, produk terbaru seperti Phos-Chek MVP-Fx diklaim lebih aman bagi lingkungan dan telah melewati uji keamanan ketat.
Meski umumnya aman bagi manusia, Phos-Chek tetap memiliki risiko iritasi jika terkena mata atau terhirup dalam jumlah besar. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menghindari kontak langsung dengan zat ini.
Penggunaan Phos-Chek dianggap sebagai langkah penting dalam mengatasi kebakaran hutan yang semakin sering terjadi di California. Dengan teknologi ini, upaya pemadaman bisa lebih efektif dalam mencegah kerusakan yang lebih luas.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
