Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juli 2024 | 04.42 WIB

Pasca Penembakan, Donald Trump Serukan Persatuan dan Bilang Begini di Media Sosial

Calon presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump dibantu oleh personel keamanan. - Image

Calon presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump dibantu oleh personel keamanan.

Jawapos.com - Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan, bahwa campur tangan tuhan membuat dirinya terselamatkan dari aksi penembakan selama kampanye di Pennsylvania.

"Hanya Tuhan yang mampu mencegah hal yang tidak terpikirkan terjadi," ujar Donald Trump di media sosial, seperti dilansir Jawapos.com dari laman Arab News pada Minggu, (14/7).

Donald Trump kemudian mengajak warga Amerika Serikat untuk bersatu dan tidak membiarkan Kejahatan Menang.

Trump ditembak hingga mengenai telinganya dalam upaya pembunuhan oleh seorang pria bersenjata di sebuah kampanye pada hari Sabtu lalu.

Kejadian itu tentu menimbulkan ketegangan politik menjelang pemilihan presiden AS.

Mantan presiden AS yang kini tengah berusia 78 tahun itu dilarikan keluar panggung dengan darah berlumuran di wajahnya setelah penembakan di Butler, Pennsylvania.

Sementara itu, penembak dan seorang pengamat dilaporkan tewas dan dua penonton terluka parah.

Trump kemudian menulis di platform Truth Social miliknya pada Minggu pagi dan mengajak warga Amerika untuk bersatu.

"Pada momen ini, lebih penting dari sebelumnya bagi kita untuk bersatu, dan menunjukkan karakter sejati kita sebagai warga Amerika, tetap kuat dan bertekad, serta tidak membiarkan kejahatan menang," tulis Donald Trump.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden memimpin kecaman setelah pesaingnya dalam pemilihan umum Donald Trump terluka dalam upaya pembunuhan di sebuah rapat umum di Pennsylvania pada hari Sabtu waktu setempat.

Beberapa anggota Partai Republik menyalahkan tim kampanye Joe Biden atas insiden kekerasan yang dialami Donald Trump.

"Tidak ada tempat di Amerika untuk kekerasan semacam ini. Itu menjijikkan. Itu salah satu alasan mengapa kita harus mempersatukan negara ini," ujar Biden.

"Kita tidak bisa seperti ini, kita tidak bisa memaafkan ini,” imbuhnya.

“Gagasan bahwa ada kekerasan politik, atau kekerasan di Amerika seperti ini, tidak pernah terdengar. Itu tidak pantas. Semua orang, semua orang harus mengutuknya. Semua orang,” pungkasnya. ***

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore