
Badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) mengatakan, ada kekurangan dana sebesar USD 185 juta yang diperlukan untuk badan tersebut
JawaPos.com - Para pemimpin badan PBB yang tersebar di Gaza memperingatkan bahwa mereka akan kehabisan dana. Hal itu disampaikan belum lama ini tepatnya pada Senin (29/1), kemarin.
Dilansir dari nytimes.com, kondisi tersebut diakibatkan tuduhan baru tentang pengaruh Hamas terhadap lembaga organisasi PBB tersebut.
Di tengah para pejabat PBB mengkhawatirkan masa depan United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) sebagai lembaga bantuan utama di Palestina.
Para pejabat Israel memperdebatkan apakah masuk akal untuk menyampaikan tuduhan secara terbuka bahwa sekelompok pekerja UNRWA terlibat dalam serangan pada tanggal 7 Oktober lalu.
Beberapa pimpinan militer Israel menyatakan bahwa runtuhnya UNRWA akan menyebabkan kekosongan administrasi dan logistik yang besar di tengah krisis kemanusia.
Sedangkan, UNRWA memiliki peran penting di Gaza, dalam mendistribusikan makan, air, serta obat-obatan.
Jika lembaga tersebut runtuh, sebagian besar penduduk di Gaza yang hampir mencapai 2,2 juta mengungsi akan mengalami krisis makanan.
Sebelumnya, UNRWA menjadi wadah bagi warga Palestina yang mengungsi dan berlindung di pusat-pusat dan sekolah-sekolah, yang dikelola badan tersebut . tidak hanya itu, organisasi tersebut juga mengalokasikan bantuan ke Gaza setiap harinya.
Israel telah menuduh bahwa sekitar 12 pegawai di dalam UNRWA berpartisipasi dalam serangan 7 Oktober 2023 dan sebanyak 1.300 pegawai merupakan anggota kelompok tersebut.
Serang pada saat itu setidaknya berakhir dengan sekitar 1.200 orang tewas dan 240 orang disandera, menurut perkiraan Israel.
Tuduhan tersebut mencangkup bukti bahwa seorang pekerja di UNRWA yang menculik seorang wanita dan beberapa orang lainnya, serta mengambil bagian dalam pembantaian.
PBB sedang melakukan penyelidikan atas tuduhan tersebut, yang diumumkan pada hari Jumat (26/1) dan telah memecat sembilan tersangka.
Tidak hanya itu, Hamas yang dianggap sebagai kelompok teror oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa, ikut serta mengendalikan otoritas sipil yang memerintah Gaza pada awal perang terjadi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022