Parade Militer Hamas di Gaza/MEMO
JawaPos.com – Seorang petinggi Hamas mengumumkan pembunuhan tiga tentara AS pada (28/1).Sami Abu Zuhri, salah satu pemimpin Pasukan Perlawanan Islam yang berbasis di Palestina itu, mengatakan ada pesan khusus bagi Amerika atas terbunuh tentara mereka.
Abu Zuhri mengatakan pembunuhan tiga tentara Amerika adalah pesan kepada pemerintah Amerika bahwa jika pembunuhan terhadap warga tak berdosa di Gaza tidak berhenti, maka seluruh bangsa harus menghadapinya.
Dalam keterangan pers yang dilansir Pusat Informasi Palestina, Abu Zuhri menegaskan bahwa kelanjutan agresi Amerika-Zionis terhadap Gaza mampu meledakkan seluruh situasi di wilayah tersebut, Agensi SABA melaporkan (29/1).
Abu Zuhri dalam pernyataannya pada Minggu (28/1), memperingatkan pemerintah Amerika terhadap kemungkinan meluasnya area konflik di Timur Tengah, akibat agresi Israel dan sekutunya (termasuk Amerika) terhadap Gaza, Palestina.
Dalam pernyataan tersebut Abu Zuhri juga menekankan bahwa, bangsa ini akan melanjutkan perannya untuk melindungi darah warga Palestina. Pimpinan Hamas itu juga berkata bahwa, apa yang terjadi di Gaza saat ini adalah aib bagi dunia Internasional.
Abu Zuhri juga memberikan kesaksian terkait kondisi gaza dan mengatakan bahwa, hanya lima truk komersial yang memasuki Jalur Gaza, dan tidak ada truk bantuan yang masuk hari ini (28/1).
Abu Zuhri menambahkan dalam pernyataannya pada keterangan pers bahwa, Hamas akan terus menghadapi dan melawan penjajahan Israel dan sekutunya serta melindungi rakyat sipil Palestina dari serangan mereka.
Abu Zuhri menegaskan bahwa penjajahan Israel telah membuat Gaza berada di bawah perlindungan serangan kelompok perlawan. Pemimpin Hamas itu juga berkata bahwa, mereka akan terus memimpin proyek pembebasan Palestina di Gaza.
Abu Zuhri juga menegaskan kembali dan berkata, "Kami tidak akan menerima penyerahan hak kami atas tanah dan kesucian kami.".
Tiga tentara Amerika tewas dan sekitar 25 lainnya terluka, pada Minggu (28/1) malam dalam serangan terhadap pasukan AS di perbatasan Yordania dan Suriah.
Penyerangan ini terjadi ketika pembantaian Zionis terhadap rakyat Gaza terus berlanjut. Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan Israel melakukan 19 pembantaian terhadap keluarga di Jalur Gaza, menyebabkan 165 orang menjadi martir dan 290 orang terluka dalam 24 jam terakhir.
Kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari ke-114 agresi tersebut, sejumlah korban masih berada di bawah reruntuhan dan di jalan, dan pasukan penjajah Israel menghalangi ambulans dan kru pertahanan sipil untuk menjangkau mereka.
Laporan ini menegaskan bahwa jumlah korban agresi Zionis-Amerika telah meningkat menjadi 26.422 orang yang mati syahid dan 65.087 orang terluka sejak (7/10/23).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022