
IPhone penumpang pesawat Alaska Airlines ditemukan tetap menyala meski terjatuh dari ketinggian hampir 5.000 meter.
JawaPos.com - Salah satu kejadian nahas luput dari perhatian dunia. Pada Jumat (5/1) lalu, sebuah insiden menimpa maskapai Alaska Airlines. Pesawat jet Boeing 737-9 MAX yang berangkat dari Portland ke Ontario, California, tiba-tiba jendela daruratnya lepad dan menyebabkan penurunan tekanan pada kabin.
Pesawat Alaska Airlines dengan nomor penerbangan 1282, saat naik ke ketinggian jelajahnya dalam penerbangan domestik Amerika Serikat (AS) antara Portland, Oregon, dan Ontario, California, sebuah panel di badan pesawat Boeing 737 Max 9 meledak sehingga menyebabkan hilangnya tekanan kabin dan banyak benda terhisap keluar.
Dilansir dari BBC, pesawat dengan 180 penumpang dan kru kabin, lepas landas pada Jumat (5/1) pukul 17.07 waktu setempat tanpa masalah. Saat sedang berada di ketinggian 4.876 m, tiba-tiba jendela darurat pesawat tersebut terhempas. Pesawat akhirnya melakukan pendaratan daruat. Dilaporkan tak ada korban luka dalam insiden tersebut. Namun demikian, dari kejadian pesawat Alaska Airlines tersebut menyisakan cerita menarik.
Beberapa benda yang jatuh terhisap keluar salah satunya adalah sebuah iPhone yang ditemukan oleh Seanathan Bates, seorang desainer game dan pengembang aplikasi. Ia menemukannya di pinggir jalan saat sedang berjalan-jalan, dan kemudian menyerahkannya kepada Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) yang sedang menyelidiki kejadian tersebut.
IPhone tersebut menerima email dari Alaska Airlines tentang tanda terima bagasi untuk penerbangan 1282. IPhone tersebut ditemukan bersama dengan perangkat pengisi daya yang rusak, namun menariknya iPhone itu tidak rusak dan tetap menyala.
Mengutip GSMArena, iPhone tersebut 'selamat' dari insiden pesawat yang saat itu berada di ketinggian sekitar 16.000 kaki (hampir 5.000 m). IPhone itu jatuh ke tanah, namun anehnya seolah tidak terjadi apa-apa. Daya tahan iPhone tersebut benar-benar membuat perangkat selamat. IPhone yang baru saja terlibat insiden kecelakaan pesawat Alaska Airlines itu masih menyala sampai saat ditemukan.
Untuk model pesawat yang sama (Boeing 737 Max 9), beberapa maskapai penerbangan selain Alaska Airlines memesannya dengan tempat duduk lebih banyak. Lebih banyak tempat duduk berarti persyaratan hukum untuk lebih banyak pintu keluar darurat, dan ini adalah posisi yang tepat di mana salah satu pintu tersebut seharusnya berada. Untuk maskapai penerbangan yang tidak memiliki banyak kursi sehingga memerlukan pintu keluar darurat tambahan (seperti Alaska Airlines), solusi hemat biaya Boeing adalah mengganti pintu tersebut dengan sumbat permanen. Penyelidikan saat ini masih dilakukan.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
