
TC Television, salah satu televisi di Ekuador menjadi sasaran para kelompok bersenjata yang terorganisir.
JawaPos.com – TC Television, salah satu televisi di Ekuador menjadi sasaran para kelompok bersenjata yang terorganisir. Kantor televisi tersebut terletak di wilayah Guayaquil, Ekuador. Kelompok bersenjata tersebut melakukan penyerbuan pada Selasa (9/1).
Dilansir dari media Ekuador TeleAmazonas, kelompok bersenjata itu masuk ke studio pada saat televisi itu sedang melakukan siaran langsung acara Después De El Noticiero (Acara Sesudah Berita). Mereka langsung menodongkan senjata pada pembawa acara dan kru yang saat itu tengah bertugas di hadapan kamera yang masih menyala.
Mereka juga meminta pada kru yang berada di bagian kamera untuk memasangkan mikrofon dan sempat melepaskan beberapa kali tembakan peringatan. Para kelompok bersenjata tersebut juga sempat memamerkan di hadapan kamera bahwa mereka memiliki beberapa bahan peledak yang dibawa.
Dilansir dari NPR, Alina Manrique, Kepala Penyiaran Berita TC Television menyebut bahwa para kelompok bersenjata itu sempat menodongkan senjata api ke arah kepalanya. “Aku tengah berada di Control Room, tiba-tiba seorang dari mereka langsung masuk dan menyerbu ruang siaran yang tepat berada di seberang ruanganku,” ujarnya.
Respons Kepolisian
Kepolisian Ekuador langsung memberikan peringatan melalui laman X resmi milik mereka (@PoliciaEcuador). “Perhatian, beberapa orang kriminal telah merangsek masuk ke sebuah kantor berita di wilayah Guayaquil,” tulis mereka.
Selain itu mereka juga menyebut telah meluncurkan pasukan khusus untuk melakukan penangkapan. Kiriman tersebut diunggah pada Rabu (10/1) pukul 2.39 dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB). Tiga jam kemudian, salah satu komandan tertinggi kepolisian Ekuador yakni César Augusto Zapata Correa memberikan berita terbaru terkait penyerbuan tersebut.
Ia menyampaikannya melalui akun X miliknya (@CmdtPoliciaEc) dan menjelaskan bahwa kepolisian berhasil menangkap beberapa anggota kelompok bersenjata tersebut. “Aparat Kepolisian berhasil membekuk 13 orang terkait kejadian ini,” tulisnya dalam unggahan pada media sosial milik Elon Musk itu.
Selain itu, mereka berhasil menyita beberapa pucuk senjata api, bahan peledak dan berbagai macam barang bukti lain dari tempat kejadian. “Kami juga berhasil membebaskan seluruh pekerja dan membawa mereka ke tempat yang lebih aman," tulisnya.
Dalam postingan tersebut, ia juga menekankan bahwa kepolisian Ekuador tidak mentolerir segala bentuk kejadian kriminal yang membahayakan publik di negara tersebut. “58 ribu anggota kami siap untuk melindungi negara meski nyawa yang menjadi taruhannya,” tegas César Augusto Zapata Correa dalam unggahan tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
