
Sebuah kamp di Rafah, dekat perbatasan dengan Mesir.
JawaPos.com - Israel menuduh Hamas telah menembakkan roket dari zona kemanusiaan atau zona aman di Jalur Gaza selatan. Serangan itu menimbulkan kekhawatiran atas keselamatan ribuan warga Palestina yang mencari perlindungan di daerah tersebut.
Dilansir dari nytimes.com pada Jumat (8/12), militer Israel mempublikasikan bukti berupa peta, foto satelit, dan video yang menunjukkan 14 roket ditembakkan dari berbagai lokasi. Salah satunya termasuk Al-Mawasi, sebuah daerah tandus di mana ribuan orang mencari perlindungan dalam tenda-tenda reyot yang terbuat dari kayu dan plastik.
Keberadaan sedikit makanan, obat-obatan, dan air semakin memperparah kondisi mereka. Tuduhan ini diarahkan kepada Hamas, kelompok bersenjata yang menguasai Gaza, dengan klaim bahwa mereka menganiaya masyarakat Gaza dan memanfaatkan mereka untuk tindakan terornya.
Namun, Hamas belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan ini. Video yang dirilis oleh Israel menunjukkan lokasi peluncuran roket dekat kota tenda di pinggiran Rafah, tempat ribuan warga sipil mencari perlindungan.
Meski tidak ada bukti langsung roket yang ditembakkan, Israel mengklaim bahwa tembakan berasal dari lokasi tersebut.
Diketahui bahwa daerah Al-Mawasi telah lama digunakan oleh Hamas sebagai basis pelatihan, termasuk untuk berlatih paralayang menjelang serangan pada 7 Oktober.
Namun, klaim ini tidak dapat diverifikasi secara independen oleh The New York Times. Kejadian ini menambah kekhawatiran bahwa tidak ada tempat yang aman bagi 1,9 juta warga Gaza yang telah mengungsi sejak dimulainya konflik.
Ironisnya, sejumlah laporan sebelumnya telah memperingatkan bahwa tidak ada satu tempat pun di Gaza yang benar-benar aman bagi warga sipil.
PBB telah menentang pembentukan zona aman di Gaza, mengingat risiko bagi warga sipil dan melindungi tempat seperti sekolah dan rumah sakit sebagai area yang dijamin oleh hukum kemanusiaan internasional.
Sementara itu, pertempuran di Gaza terus berlanjut, dan meningkatnya jumlah pengungsi dan kondisi sulit di wilayah tersebut menimbulkan keprihatinan internasional. Pemerintah Israel mengumumkan bahwa mereka akan mengizinkan bahan bakar tambahan dalam jumlah minimal masuk ke Gaza selatan untuk mencegah keadaan kemanusiaan yang semakin memburuk.
Meskipun demikian, situasi di Gaza semakin kompleks, dan masyarakat internasional terus memantau perkembangan terkini sambil berharap agar kedamaian segera dapat terwujud di wilayah tersebut.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
