Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Desember 2023 | 21.25 WIB

Penjualan Simbol Solidaritas Palestina Keffiyeh Melonjak di Amerika Serikat

Tiga Pemuda Palestina yang menjadi korban penembakan di Amerika Serikat / sumber: Twitter: @hzomlot

JawaPos.com – Keffiyeh merupakan kain untuk hiasan kepala bermotif kotak-kotak hitam putih yang kini digunakan sebagai lambang solidaritas masyarakat dunia terhadap Palestina yang mengalami penjajahan oleh pasukan zionis Israel.

Tak hanya di negara-negara Islam, Keffiyeh juga terlihat digunakan oleh sebagian masyarakat di negara barat. Salah satunya yaitu di Amerika Serikat. Mereka menggunakan Keffiyeh sembari berunjuk rasa meminta agar Israel menghentikan serangan genosida di tanah Palestina.

Diketahui masyarakat dan Pemerintah AS memiliki pandangan berbeda mengenai konflik di Timur Tengah. Pemerintah AS tampak sangat mendukung Israel untuk menyerang Hamas Palestina, sedangkan masyarakat AS kebanyakan mendukung Palestina yang tertindas selama puluhan tahun.

Diketahui, tak jarang warga Amerika yang menggunakan keffiyeh kemudian mendapat sasaran penangkapan oleh petugas pemerintah.dan penyerangan dari warga Pro-Israel, seperti yang dilansir JawaPos.com dari Reuters, Rabu (6/12).

Dewan Hubungan Amerika-Islam telah mendokumentasikan beberapa contoh orang yang menjadi sasaran karena mengenakan keffiyeh, mulai dari seorang ayah yang diserang di taman bermain di Brooklyn hingga seorang mahasiswa pascasarjana Harvard yang diberitahu bahwa dia mengenakan syal ‘teroris’.

Menurut seorang fotografer, Eduardo Munnoz mengungkapkan bahwa petugas keamanan mendekati pengunjuk rasa di depan kerumunan yang membawa spanduk, bendera Palestina, dan seorang yang mengenakan keffiyeh. Mereka kemudian mengambil ketiga benda tersebut.

Bahkan, dalam insiden yang paling serius, tiga mahasiswa keturunan Palestina dengan dua orang mengenakan keffiyeh baru-baru ini ditembak ketika mereka sedang berjalan-jalan di Burlington, Vermont, AS.

Tamara Tamimi seorang ibu dari salah satu siswa, mengatakan kepada CBS News pekan lalu bahwa dia yakin mereka tidak akan menjadi sasaran jika mereka tidak berpakaian sebagaimana mestinya (menggunakan keffiyeh) dan berbicara bahasa Arab.

Sebuah kelompok aktivis kampus AS, Students for Justice in Palestine (SJP), telah mendorong para mahasiswa untuk menggunakan keffiyeh seminggu setelah serangan tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap mahasiswa Palestina yang ditembak.

Di lain tempat yaitu di Houston, Texas, anggota SJP, Anna Rajagopal mengatakan jika dirinya dan teman-temannya tidak akan mengenakan keffiyeh di luar ruangan yang mereka anggap ramah bagi orang Arab dan Muslim, karena mengetahui bahayanya.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore