Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Desember 2023 | 03.39 WIB

Presiden Filipina Dikonfirmasi Terjangkit Covid-19, di Tengah Duka Negara Dilanda Gempa Bumi dan Aksi Terorisme

Ferdinand Marcos Jr, Presiden Filipina, dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Sumber: (REUTERS) - Image

Ferdinand Marcos Jr, Presiden Filipina, dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Sumber: (REUTERS)

JawaPos.com - Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr, diketahui positif  terjangkit Covid-19. 

Meski demikian, Ferdinand Marcos Jr disebutkan cukup sehat untuk mengadakan pertemuan online, pada hari Selasa (5/12).

Dilansir JawaPos.com dari South China Morning Post, Kantor Komunikasi Kepresidenan mengatakan di halaman Facebook-nya bahwa Marcos akan mengisolasi diri selama lima hari.

Pernyataan tersebut tidak menyebutkan kapan ia dinyatakan positif terjangkit virus tersebut.

"Presiden tetap sehat untuk menjalankan tugasnya dan akan melanjutkan pertemuan yang dijadwalkan melalui telekonferensi," bunyi pernyataan itu.

Marcos, yang berusia 66 tahun ini, terakhir kali terlihat di depan umum pada hari Sabtu (2/12) lalu, ia menghadiri acara Hari Keluarga di halaman istana kepresidenan.

Dia telah membatalkan acara-acaranya pada hari Selasa (5/12), termasuk kunjungan ke Mindanao di Filipina selatan untuk mengunjungi para korban pengeboman pada hari Minggu (3/12) lalu dan orang-orang yang mengungsi akibat gempa bumi yang kuat dan gempa susulan sejak Sabtu (2/12) malam.

Marcos sebelumnya pernah terjangkit virus ini pada tahun 2020, menurut juru bicaranya pada saat itu dia sudah menerima dosis booster kedua pada kampanye vaksinasi oleh Departemen Kesehatan Filipina tahun lalu.

Filipina sendiri telah mencatat 1.340 kasus baru virus ini selama seminggu terakhir, menurut data dari Departemen Kesehatan.

Sampai saat ini Filipina telah memiliki lebih dari 4,1 juta kasus Covid-19 yang terkonfirmasi, yang sebagian besar telah sembuh.

Sebelumnya, Filipina telah dilanda gempa bumi sebesar 7,5 SR pada hari Sabtu (2/12) dan aksi terorisme, sebuah bom meledak selama Misa di gimnasium Universitas Negeri Mindanao di Marawi Selatan yang mengakibatkan empat kematian dan puluhan cedera di antara jemaat Katolik pada Minggu (3/12) lalu.

Dikabarkan juga militan (Islamic State of Iraq and Syria) ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut.

 ***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore