Polisi Prancis mengamankan akses ke jembatan Bir-Hakeim setelah terjadi penikaman di Paris. (Reuters/via ABC News)
JawaPos.com – Tindak kekerasan dan penikaman terhadap seorang turis telah terjadi di Paris, Prancis baru-baru ini.
Tak lama setelah kejadian, polisi Prancis berhasil mengamankan seorang pria yang dinyatakan sebagai pelaku.
Pria tersebut, nekat melakukan penikaman terhadap seorang turis asal Jerman hingga tewas dan melukai dua orang lainnya di dekat Menara Eiffel, Paris, Prancis.
Dikutip dari ABC News, pelaku mengejar pasangan asal Jerman dengan pisau dan membunuh korban di lokasi.
Tak sampai di sana, ia kemudian menggunakan palu untuk melukai dua orang lainnya pada Sabtu (2/12) malam.
Polisi berhasil menangkap warga negara Prancis berusia 25 tahun, yang sebelumya telah menghabiskan empat tahun penjara karena merencanakan tindakan kekerasan lainnya.
Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Dermanin, mengungkapkan bahwa setelah serangan tersebut, pelaku menyerukan kesedihannya atas kematian umat Muslim, terutama di Afghanistan dan Palestina, dan menyatakan bahwa Prancis adalah salah satu penyebabnya.
“Orang ini siap membunuh orang lain,” kata Darmanin.
Darmanin menjelaskan bahwa pelaku dihentikan oleh polisi dengan menembakkan taser ke perutnya sebanyak dua kali.
Pelaku juga sempat meneriakkan takbir atau ‘Allahu Akbar’ (Allah Maha Besar) sebelum ditangkap.
Kantor Kejaksaan Anti-Terorisme mengonfirmasi telah membuka penyelidikan.
Pelaku, yang tidak disebutkan namanya, meninggalkan penjara setelah empat tahun mendekam di sana pada tahun 2020 dan berada di bawah pengawasan dan menjalani perawatan psikiatris.
Rincian mengenai para korban belum diketahui. Namun, Presiden Prancis, Emmanuel Macron menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga turis Jerman tersebut melalui media sosial X @EmmanuelMacron.
Sejak insiden penikaman terhadap seorang guru di Kota Arras, Prancis pada Oktober silam, Prancis berada dalam status siaga teror yang ditingkatkan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
