Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 November 2023 | 13.15 WIB

Musim Hujan di Jalur Gaza Bakal Memunculkan Permasalahan Baru bagi Warga Palestina

Hujan deras yang terjadi di Jalur Gaza pada Selasa (14/11)./AFP - Image

Hujan deras yang terjadi di Jalur Gaza pada Selasa (14/11)./AFP

Jawapos.com - Serangan pasukan militer Israel (IDF) di jalur Gaza telah membuat beberapa fasilitas publik hancur dan membuat kekhawatiran baru apabila memasuki musim hujan.

Hingga akhirnya Selasa (14/11) wilayah Gaza diguyur hujan deras. Kondisi ini tentu bakal membawa kekhawatiran dan memunculkan permasalahan baru bagi warga Palestina.

Dilansir dari Arab News, Kekhawatiran yang terjadi meliputi kondisi para warga yang tinggal di tenda darurat selama berbulan-bulan.

Selain itu, kekhawatiran akan kemungkinan banjir juga terjadi akibat saluran penampungan yang tidak mampu menampung air hujan.

“Terpal nilon, tenda dan kayu tidak akan tahan terhadap banjir… Orang yang tidur di lantai, apa yang akan mereka lakukan? Kemana mereka akan pergi?,” ujar salah satu pengungsi.

Para warga juga khawatir akan bermunculannya berbagai penyakit pada musim hujan di Jalur Gaza.

Pengungsi Gaza lainnya, Karim Mreish, mengatakan orang-orang di tempat penampungan berdoa agar hujan berhenti.

“Anak-anak, perempuan, orang lanjut usia berdoa kepada Tuhan agar tidak turun hujan,” katanya.

“Jika hal ini terjadi maka akan sangat sulit dan kata-kata tidak akan mampu menggambarkan penderitaan kami,” tambahnya.

Sementara itu juru bicara Dewan Pengungsi Norwegia, Ahmed Bayram mengatakan, awal musim hujan bisa menjadi minggu tersulit bagi warga Palestina.

“Hujan lebat akan menghambat pergerakan masyarakat dan tim penyelamat,” katanya.

“Ini akan membuat lebih sulit untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan, atau menguburkan orang mati, semua ini terjadi di tengah pemboman yang tak henti-hentinya dan bencana kekurangan bahan bakar,” tambahnya.

Israel yang secara efektif memblokade Gaza, telah menolak gencatan senjata, dengan alasan bahwa Hamas hanya akan menggunakannya untuk berkumpul kembali.

Akan tetapi mereka telah mengizinkan jeda kemanusiaan untuk memungkinkan makanan dan pasokan lainnya mengalir masuk dan orang asing dapat melarikan diri.

Sebagai informasi, hingga saat ini, IDF telah memperluas dominasi serangan di jalur Gaza baik dari udara maupun darat yang mengakibatkan bertambahnya korban jiwa.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore